Dewasa ini kita merasa tak asing lagi dengan kalimat yang di atas, dan pada umumnya ucapan tersebut terlontar dari mulut para remaja. Memang sich, nih kalimat g ada lecetnya, tapi yang salah adalah situasi dan kalimat belakang yang mengikutinya yang kurang tepat.
Kalimat di atas sering diaplikasikan untuk hal-hal yang negatif. Bagaimana tidak??? Para remaja yang mengaku remaja “modern” menjadikannnya sebagai kalimat santai untuk menghalalkan hal yang negatif untuk dirinya.
Contohnya saja, dalam hal-hal yang ringan seperti hura-hura. Dimana para remaja ynag “berkedok” modern berkumpul dan berpesta ria. Sudah menjadi rahasia umum tentang apa yang mereka lakukan di sana. Rokok, miras itu sudah tak asing lagi. Disana katanya mereka fun abiz. Mereka merasa bebas. Ya “Mumpung Lagi Muda, Santai Aja”. Kapan lagi khan???Besok kalau udah tua kita sibuk ya g??
G masuk akal sekali y. Padahal keberhasilan masa depan itu di tentukan oleh masa mudanya. Gak mungkin kan seseorang yang masa mudanya hanya di isi dengan hura-hura n kegiatan yang g ada manfaatnya akan berhasil di masa depan?? Mereka yang masa depannya cukup terjamin adalah orang-orang yang sungguh-sungguh n memanfaatkan waktu muda dengan sebaik-baiknya. Seperti kata pepatah nih:
Berakit-rakit ke hulu
Berenang-renang ke tepian
Bersakit-sakit dahulu
Bersenang-senang kemudian
Benar kan??
Apa salahnya kalimat itu kita pakai juga buat hal yang baik. Contohnya nih, mumpung lagi muda kita harus memanfaatkan kesempatan yang hanya datang sekali ini dengan senaik-baiknya. Gak ada ruginya kale…Kalimatnya tetap baik kan. Ingat fren “terlalu banyak yang harus kita hadapi di hari-hari mendatang. Ekonomi yang kian sulit, lapangan kerja yang sempit, rasa aman yang hilang, pertarungan politik yang runyam, mungkin akan jadi hiasan rutin negeri ini. Ditengah segala kegalauan itu, kita tak bisa diam. Justru semangat untuk terus menempa diri, membekali diri ,dan menyiapkan diri menghadapi hari-hari yang berat itu harus terus kita tingkatkan.
Banyak sisi kehidupan yang membutuhkan bekal khusus dan persiapan serius. Kesuksesan hannya mencatat kisah mereka yang mengejar kesuksesan itu dengan sepenuh hati, sungguh-sungguh, dan tekun membekali diri. Kesuksesan, seperti juga kebahagiaan, tidak memberikan dirinya untuk orang-orang yang malas, tidak punya gairah perjuangan dan kompetisi. Mencari bekal memang perlu ketahanan dan ketabahan.”* So Mumpung lagi muda kita masih punya banyak waktu untuk mempersiapkan diri demi masa depan yang serah.Key!!!***
by Tya Utami
Dimuat di Singgalang 24 Februari 2008
Terimakasih
Read More..
Home » Archives for Januari 2010
Sabtu, 02 Januari 2010
Langganan:
Komentar (Atom)