SahabaT yaNg baiK adaLah oRanG yanG daPaT meNunjuKkan paDa keBenaRan

Senin, 26 Maret 2012

Tugas 2 : Rancangan Jaringan Komputer 4 Lantai

Rancang jaringan untuk 4 lantai masing lantai terdapat 40 PC

A. Gambar



B. Pembagian IP

untuk 40 PC :
2^?>=40+2
2^6>=42
64>=42

netmask =11111111.11111111.11111111.11000000
255 . 255 . 255 . 192 = /26

1. Jumlah Subnet = 2^x, dimana x adalah banyaknya binari 1 pada oktet terakhir subnet mask (2 oktet terakhir untuk kelas B, dan 3 oktet terakhir untuk kelas A). Jadi Jumlah Subnet adalah 2^2 = 4 subnet.

2. Jumlah Host per Subnet = 2^y – 2, dimana y adalah adalah kebalikan dari x yaitu banyaknya binari 0 pada oktet terakhir subnet. 2^6 – 2 = 62 Host.

3. Blok Subnet = 256 – nilai oktet terakhir subnet mask = 256 – 192 = 64 (kelipatan 32 hingga total 8 subnet/tidak melebihi 255). Subnet berikutnya adalah 32+32= 64 , lalu 64+32= 96 dst . Subnet lengkapnya 0, 64, 128, 192.

IP ADDRESS
Lantai 1 = 192.168.1.0/26
Lantai 2 = 192.168.64.0/26
Lantai 3 = 192.168.128.0/26
Lantai 4 = 192.168.192.0/26
Read More..

Jumat, 16 Maret 2012

Tugas 1 : Rancangan Jaringan Komputer 3 Ruangan

Rancangan jaringan komputer gedung 1 lantai yang terdiri dari 3 ruangan masing-masing 20 PC

A.Gambar Rancangan



B.Pembagian IP Address
Untuk 20 komputer :
2^? >= 20+2
2^5 >=22
32 >= 22

Netmask : 11111111.11111111.11111111.11100000
255 . 255. 255 . 224

1. Jumlah Subnet = 2^x, dimana x adalah banyaknya binari 1 pada oktet terakhir subnet mask (2 oktet terakhir untuk kelas B, dan 3 oktet terakhir untuk kelas A). Jadi Jumlah Subnet adalah 2^3 = 8 subnet.

2. Jumlah Host per Subnet = 2^y – 2, dimana y adalah adalah kebalikan dari x yaitu banyaknya binari 0 pada oktet terakhir subnet. 2^5 – 2 = 30 Host.

3. Blok Subnet = 256 – nilai oktet terakhir subnet mask = 256 – 224 = 32 (kelipatan 32 hingga total 8 subnet/tidak melebihi 255). Subnet berikutnya adalah 32+32= 64 , lalu 64+32= 96 dst . Subnet lengkapnya 0, 32, 64, 96, 128, 160, 192, 224.

IP Address untuk ruangan 1
192.168.1.0/27
host = 192.168.1.1-192.168.1.30

IP Address untuk ruangan 2
192.168.1.32/27
host = 192.168.1.33-192.168.1.62

IP Address untuk ruangan 3
192.168.1.64/27
host = 192.168.1.65-192.168.1.93
Read More..

Minggu, 04 Maret 2012

Structured Cabling Basic

Structured Cabling:: Why?
• Memberikan fleksibilitas
• Mendukung lingkungan yang beragam
• Memastikan bahwa dapat diandalkan, kinerja tinggi
• Memungkinkan untuk bergerak cepat, menambahkan, perubahan

Structured Cabling:: Elements
• Horizontal Cabling
• Backbone Cabling
• Work Area (WA)
• Telecommunications Rooms (TR)
• Equipment Rooms (ER)
• Entrance Facilities
• Administration (TIA/EIA-606)

=Horizontal cabling=
Dua elemen dasar
-Horizontal kabel & menghubungkan perangkat keras
-Horizontal jalur & ruang
termasuk:
-Outlet di wilayah kerja
-Pemasangan kabel antara WA & TR
-Lintas menghubungkan perangkat keras
-Kabel patch
-Spaces, jalur & struktur yang digunakan untuk kabel distributor & dukungan horisontal




ciri kabel horizontal:
- Berisi lebih banyak dari kabel backbone
- lebih sulit diakses dari backbone

Biaya bisa sangat tinggi, untuk meminimalkan biaya:
- Pemasangan kabel harus menangani berbagai kebutuhan pengguna dan aplikasi
*Voice, Data, LAN
*Pertimbangkan menggabungkan sistem bangunan lain CATV, alarm, keamanan, audio ("Membangun Cerdas")
- Desain untuk membuat MAC semudah mungkin
- Pastikan ia terdiri dari standar berbasis komponen, meyakinkan vendor independence



Disain kabel horizontal

• Maksimum panjang = 90 m
Independen dari tipe media
• Sebaiknya berakhir di TR pada lantai yang sama
• Satu titik transisi diperbolehkan dalam pengkabelan horisontal
Sebelumnya untuk di bawah karpet kabel
Open office consoladition



Read More..