SahabaT yaNg baiK adaLah oRanG yanG daPaT meNunjuKkan paDa keBenaRan

Senin, 20 September 2010

About Best Friend

Hal ini mungkin sedikit sisi persahabatan yang pernah aku rasakan..

Sahabat adalah orang yang dekat dengan Qt. Orang yang biasanya selalu ada untuk Qt, baik di kala suka ataupun duka. Tak ada sahabat yang menginginkan temannya terluka. Sahabat adalah orang yang menegur jika Qt salah dan mengingatkan jika Qt lupa. Dan itulah sahabat yang sesungguhnya.

Namun, seiring berjalannya waktu, arti seorang sahabat semakin terkikis dan memudar. Sahabat hanya tinggal kata, semua bisa dikatakan sahabat. Zaman memang terus berputar. Dan perputaran tersebut, ternyata mampu mengubah polah pikir manusia. Manusia yang dapat dipercaya ternyata tak sedikit yang terbawa arus globalisasi menjadi manusia yang penghianat. Orang-orang baik tak sedikit yang menjadi jahat. Orang-orang penyayang banyak terseret arus menjadi manusia yang tak punya rasa peduli.

Sekarang rasanya tak heran setiap orang memiliki seorang yang “dikatakan” sahabat. Kemanapun selalu bersama, apa yang dilakukan selalu berdua sampai lifestyle pun tak ada beda. Tapi, Qt tak juga heran mendengar seorang yang berlabel sahabat tega membuka aib teman sendiri, seorang yang mengaku sahabat tega menghianati teman sendiri. Apa itu masih bisa dikatakan sebagai seorang sahbat??? dan Qt tak juga heran begitu mudah putusnya tali persahabatan yang telah dijalin. Semua juga karena rasa itu sudah tidak ada, rasa saling mempercayai dan menyayangi yang tulus. Sayang sekali rasanya, tali persahabatan yang telah dijalin dengan bersusah payah, harus putus karena hal-hal yang semestinya tak harus menjadi alasan untuk itu.

Sekarang yang harus Qt lakukan, take care aja. Baik itu dalam mencari seorang sahabat ataupun menjadi sahabat seseorang. Sebagai mahkluk sosial tak dapat Qt pungkiri bahwa sebenarnya Qt membutuhkan seseorang yang bisa “ngertiin” Qt n bisa menerima Qt apa adanya dan orang tersebut boleh Qt sebut sebagi seorang sahabat sejati. Qt harus tetap berada di jalur yang benar walaupun zaman terus berputar. Qt harus tahu dimana posisi Qt dan bagimana seharusnya Qt bersikap sebagi seorang sahabat. Qt haruslah menjadi insan yang bisa dipercaya, dan hendaknya kehadiran Qt bagi seseorang adalah menjadi sesuatu yang berharga, karena manusia ynag baik adalah manusia yang dibutuhkan oleh orang lain.

Sedangkan dalam mencari seorang sahabat Qt harus benar-benar tahu kepribadian seseorang. Dan satu lagi, hal yang penting adalah jangan berlebih-lebihan, karena sesuatu yang berlebih-lebihan itu tidak baik. Mungkin disini artinya adalah jangan terlalu percaya kepada seseorang, sehingga rasanya Qt seperti tak bisa mandiri tanpa dia n juga tak ada jaminan bahwa mereka yang Qt anggap sahabat tak akan pernah menghianati kita apapun alasannya.

Tapi, hal lain yang harus diingat adalah bahwa Qt tak juga harus terlalu membatasi diri dalam pergaulan. Sah-sah saja jika Qt berteman dengan siapa saja, karena memiliki banyak teman itu adalah sesutu yang menyenangkan. Kata bijak mengatakan “Memiliki seribu teman terlalu sedikit, tapi memiliki seorang musuh terlalu banyak”.
Cuma Qt cukup tahu saja dengan hal-hal yang harus Qt lakukan dan membentengi diri dengan benteng yang kuat sehingga Qt mampu terus berdiri dengan tegap di berbagai cuaca; panas, dingin, badai atau apapun itu.

So, be carefull.***

by: Iga Setia Utami
Dimuat di harian Singgalang 6 April 2008

Terimakasih

0 komentar:

Posting Komentar