
Definisi part of speech
a. Parts of Speech dalam bahasa Inggris berarti jenis-jenis kata atau kelas-kelas kata.
Disebut parts of speech – bagian-bagian dari ucapan atau bagian-bagian kalimat (ingat, pada dasarnya kalimat dalam bahasa adalah kalimat yang diucapkan, bukan dituliskan) – karena kata-kata ini merupakan suatu sistem yang diperlukan untuk membentuk sebuah kalimat, tanpa melihat apa tugas atau fungsinya masing-masing. Jadi, kata-kata itu merupakan “bahan dasar” di dalam sebuah “bangunan” kalimat, bukan “fungsi” kata di dalam kalimat. Mengapa demikian? Karena sebuah kata bisa mempunyai beberapa (lebih dari satu) fungsi dalam kalimat.
b. A traditional term for the categories into which words are classified according to their functions in sentences ( Sebuah istilah tradisional untuk kategori ke dalam kata-kata yang diklasifikasikan menurut fungsi mereka dalam kalimat ).
c. A linguistic category of words (or more precisely lexical items), which is generally defined by the syntactic or morphological behaviour of the lexical item in question
( kategori linguistic kata ( atau lebih tepatnya item leksikal ) yang umumnya didifinisikan oleh sintaksis atau morfologi perilaku item leksikal tersebut ) .
d. The parts of speech explains the ways words can be used in various contexts. Every word in the English language functions as at least one part of speech; many words can serve, at different times, as two or more parts of speech, depending on the context.
e. A classification of words according to how they are used in a sentence and the types of ideas they convey.( Sebuah klasifikasi kata-kata menurut bagaimana mereka digunakan dalam kalimat dan jenis ide yang mereka sampaikan).
Jadi, berdasarkan beberapa definisi di atas part of speech secara sederhana adalah kelompok kata-kata tertentu yang terbagi berdasarkan fungsi penggunaannya pada kalimat.
f. The part of speech :
1. Noun A word or phrase that names a person, place, thing, quality, or act (Fred, New York, table, beauty, execution ). A noun may be used as the subject of a verb, the object of a verb, an identifying noun, the object of a preposition, or an appositive (an explanatory phrase coupled with a subject or object ).
2. Verb A word or phrase that expresses action, existence, or occurrence (throw, be, happen ). Verbs can be transitive, requiring an object (her in I met her ), or intransitive, requiring only a subject (The sun rises ). Some verbs, like feel , are both transitive (Feel the fabric ) and intransitive (I feel cold , in which cold is an adjective and not an object).
3. Adjective A word or combination of words that modifies a noun (blue-green, central, half-baked, temporary ).
4. Adverb A word that modifies a verb, an adjective, or another adverb (slowly, obstinately, much ).
5. Conjunction A word that connects other words, phrases, or sentences (and, but, or, because ).
6. Interjection A word, phrase, or sound used as an exclamation and capable of standing by itself (oh, Lord, damn, my goodness ).
7. Preposition A word or phrase that shows the relationship of a noun to another noun (at, by, in, to, from, with )
8. Pronoun A word that substitutes for a noun and refers to a person, place, thing, idea, or act that was mentioned previously or that can be inferred from the context of the sentence (he, she, it, that ).
Noun ( kata benda ) didefinisikan sebagai nama dari seseorang, tempat, atau semua benda dan segala yang dibendakan.
Noun dapat dikelompokkan berdasarkan :
1. Berdasarkan wujud
Concrete Noun ( Kata Benda Berwujud )
Kata benda berwujud adalah kata benda yang menunjukkan nama dari suatu benda yang dapat dirasakan oleh panca indra seperti penglihatan, sentuhan dan lain-lain.
Concrete noun dapat dibagi menjadi:
- Common noun
Yaitu kata benda yang dipergunakan untuk menunjukkan nama dari suatu benda pada umumnya.
Contoh : book, dog, axe, bike
- Proper noun
Yaitu kata benda yang digunakan untuk menunjukkan nama orang ( manusia ), nama tempat ( seperti negeri / negara / kota ) dan semua nama yang ditulis dengan huruf besar.
Contoh : Iga, UNP, Lintau, Indonesia
- Collective noun
Yaitu kata benda yang digunakan untuk menunjukkan nama sekumpulan / sekelompok dari kata benda berwujud.
Contoh : team, citizen, a class
- Material Noun
Yaitu kata benda yang digunakan untuk menunjukkan nama benda berasal dari bahan baku ( bahan mentah ).
Contoh : cake
Abstact Noun ( Kata Benda Tak Berwujud )
Kata benda tak berwujud yaitu kata yang digunakan untuk menunjukkan kata benda yang tidak berwujud / tidak dapat dilihat oleh panca indra, hanya dapat dibayangkan.
Contoh : honest, knowledge, healt
2. Berdasarkan hitungan
Countable Noun ( Kata Benda dapat dihitung )
Yaitu kata benda yang menunjukkan benda-benda yang dapat dihitung.
Countable noun dapat dibagi menjadi dua bagian :
- Singular
- Plural
Uncountable Noun ( Kata Benda Tidak dapat dihitung )
Yaitu kata benda yang menunjukkan benda yang tidak dapat dihitung.
Contoh : Sugar, salt, hair
3. Berdasarkan jenis
Masculine gender
Yaitu suatu kata yang dipergunakan untuk menunjukkan jenis kelamin pria/laki-laki atau jantan dari suatu benda ( orang dan binatang ).
Contoh : boy, father
Feminine gender
Yaitu suatu kata yang dipergunakan untuk menunjukkan jenis kelamin perempuan atau betina dari benda yang bernyawa.
Contoh : girl, miss, aunt
Common gender
Yaitu suatu kata yang dipergunakan untuk menunjukkan jenis kelamin laki-laki / pria / jantan dan jenis kelamin wanita / perempuan / betina pada benda yang bernyawa.
Contoh : human, pupil, spouse, student
Neuter gender
Yaitu suatu kata yang dipergunakan untuk menunjukkan jenis kelamin pada semua kata benda atau dibendakan / digolongkan benda dan semuanya tidak bernyawa.
Contoh : arrow, chair, car, glass
Verb (kata kerja) adalah kata yang menunjukkan nama perbuatan yang dilakukan oleh subyek, namun mungkin juga untuk menunjukkan keadaan. Verbs biasanya menjadi Predikat dari suatu kalimat.
Kata kerja dibagi menjadi :
1. Transitive verb adalah kata kerja yang membutuhkan objek supaya sempurna maknanya.
Contoh : to ask, to play, to eat
2. Intrasitive verb adalah kata kerja yang tidak membutuhkan objek / penderita.
Contoh : to go, to walk
3. Reguler Verb adalah kata kerjayang bentuk past tense ( Verb II ) dan bentuk past participle ( Verb III ) dibentuk dari kata kerja dasar ( Invinitive Verb / verb I ) hanya dengan menambahkan “E/ED”.
Contoh :
Verb I Verb II Verb III
ask
dance
dry
destroy
picnic asked
danced
dried
destroyed
picnicked asked
danced
dried
destroyed
picnicked
4. Irreguler Verb adalah kata kerja yang bentuk Verb II dan Verb III nya mengalami perubahan yang tidak beraturan dan mempunyai peraturan sendiri.
Irreguler verb dapat dikelompokkan menjadi :
Semua kata kerja mempunyai bentuk yang sama ( Verb I, Verb II, Verb III )
Kata kerja yang mempunyai dua bentuk yang sama ( Verb I dan Verb III )
Kata kerja yang mempunyai dua bentuk yang sama ( Verb II dan Verb III)
Semua kata kerja mempunyai bentuk yang tidak beraturan
Contoh :
Verb I Verb II Verb III
cut
come
awake
go cut
came
awoke
went cut
came
awoke
gone
5. Infinitive Verb ialah kata kerja dalam bentuk dasar yang memakai “ to “ di depannya.
Hal yang harus diperhatikan :
Dihilangkan to pada kata kerja apabila kata kerja tersebut datang langsung setelah subjek.
Dihilangkan to pada kata kerja apabila datang langsung sesudah kata kerja bantu ( auxiliary verb : to be, have/has, do/does, can, shall/will, may, must ).
Semua kata kerja dasar kembali memakai to apanila datang setelah verb pertama dan seterusnya.
Dihilangkan to apabila datang setelah kata kerja tertentu ( hear, feel, know, make, see, watch ).
Untuk kata kerja yang datang setelah pokok kalimat orang ketiga tunggal ditambahkan s pada kata kerjanya.
Dihilangkan s walaupun pokok kalimat orang ketiga tunggal jika kata kerja yang datang dalam bentuk past tense.
Adjectives digunakan untuk menjelaskan atau menggambarkan sesuatu.
Jenis-jenis adjective :
1. Adjective of quality
Yaitu suatu kata yang dipergunakan untuk member sifat benda pada suatu keadaan.
Contoh : bad, beautiful, brave
2. Adjective of quantity
Yaitu suatu kata yang dipergunakan untuk menunjukkan jumlah suatu benda atau barang yang tidak dapat dihitung.
Contoh : much, any, little
3. Adjective of numeral
Yaitu suatu kata yang dipergunakan untuk menunjukkan lambing bilangan / angka.
Terdiri dari :
Definite numeral ( bilangan utama / umum ), yang terbagi atas :
- Cardinal numeral yaitu suatu lambing yang dipergunakan untuk menunjukkan bilangan pokok atau utama.
Contoh : 1 : one
2 : two
- Ordinal numeral yaitu suatu kata yang dipergunakan untuk menunjukkan bilangan urut / tingkat / derajat.
Contoh : 1st : first
2nd : second
- Multiplicative yaitu suatu kata yang dipergunakan untuk menunjukkan bilangan jumlah perlipat gandaan.
Contoh : a pair, double, triple
Indefinite numeral ( bilangan tak tentu ), dipergunakan untuk menunjukkan jumlah suatu benda yang jumlahnya tertentu.
Contoh : any, few, many
4. Interrogative adjective
Yaitu suatu kata tanya yang diperghunakan untuk menggantikan kata ganti sifat, terdiri dari : what, whose dan which
Syaratnya : interrogative adjective ( kata ganti Tanya sifat ) terletak di depan kata benda ( noun ).
Contoh : What flower does she take in garden ?
Whose book is left on the chair ?
5. Demonstrative adjective
Yaitu suatu kata yang dipergunakan sebagai kata ganti sifat petunjuk, terdiri
dari :
Definite demonstrative adjective, bila kata bendanya dapat ditunjuk dengan jelas dan pasti
Indefinite demonstrative adjective, bila kata bendanya ditunjuk tidak jelas / belum pasti
Definite Indifinite
Singular Plural Singular Plural
The
This
That
Such
another The
This
That
Such
The other a, an
any
certain ……..
any
a certain
6. Distributive adjective
Yaitu suatu kata yang dipergunakan / dipakai untuk menunjukkan satu dari jumlah yang ada, terdiri dari :
Every
Contoh : I go to school every day
Each
Contoh : Each child will find a glass of milk
Either
Contoh : Either Iga and Mya visite their friend
Neither
Contoh : Neither I and she will go to Lintau
7. Possesive adjective
Yaitu suatu kata yang dipergunakan sebagai kata ganti kepunyaan sifat yang letaknya di depan kata benda ( noun ) yang dimiliki.
Terdiri dari :My, Our, Your, His, Her, Its, Their
8. Proper adjective
Yaitu suatu kata yang dipergunakan / dipakai untuk menunjukkan nama bangsa dan bahasa yang diambil dari proper noun.
Contoh :
Proper Noun Proper Adjective
Arabian
England
Germany Arabi
English
German
Adverb dipergunakan untuk menerangkan / menambah pada kata dalam kalimat.
Adverb dibedakan menurut fungsinya :
1. Menerangkan kata kerja
2. Menerangkan kata sifat
3. Menerangkan kata sambung
4. Menerangkan kata depan
Adverb dapat dibagi menjadi tiga kelompok :
1. Simple adverb
Adverb of time dipakai untuk menerangkan waktu
Contoh : today, now, tomorrow
Adverb of place digunakan untuk menerangkan tempat
Contoh : Lintau, office, garden
Adverb of number dipakai untuk menerangkan seberapa sering suatu peristiwa terjadi
Contoh : seldom, twice, often
Adverb of manner digunakan untuk menerangkan keadaan / cara terjadinya suatu kejadian
Contoh : nice, noice, well
Adverb of quantity digunakan untuk keterangan jumlah dan tingkat
Contoh : nearly, rather, very
2. Interrogative adverb
Interrogative adverb of time digunakan untuk menanyakan kapan terjadinya suatu peristiwa
Contoh : whwn, how long
Interrogative of place digunakan untuk menanyakan tempat
Contoh : when
Interrogative adverb of number digunakan untuk menanyakan jumlah
Contoh : How often they come to your house ?
Interrogative quality digunakan untuk menanyakan cara / keadaan
Contoh : How are you today Sir ?
Interrogative adverb of quantity digunakan untuk menanyakan jumlah dai peristiwa
Contoh : How much you have money ?
3. Relative adverb
Kata-kata tambahan ini dalam bentuk yang sama seperti interrogative adverb, tetapi sebagai pengganti untuk mengajukan pertanyaan, kata-kata itu menghubungkan dua kalimat menjadi sebuah kalimat. Oleh karena itu, relative adverb merupakan part of speech ganda yaitu adverb dan conjunction digabungkan, adverb ini juga disebut conjunction adverb.
Relative adverb berhubungan dengan antecedent (kata atau bagian kalimat yang mendahului kata ganti) yang dinyatakan atau dimengerti, seperti yang dilakukan relative pronoun :
Antecedent dinyatakan
Contoh: This is the house where we live. Inilah rumah dimana kami tinggal.
Di sini where merupakan adverb, karena ia menerangkan kata kerja live, sedangkan the house adalah antecedent.
Antecedent dimengerti
Contoh: Let me know when (= the time by which) you will live. Beritahulah saya kapan anda akan pergi
The sebagai relative adverb. Kata the merupakan relative adverb of quantity (kata keterangan penghubung kuantitas) dan selalu diikuti oleh antecedent the yang merupakan demonstrative adverb of quantity (kata keterangan penunjuk kuantitas).
The more (wealth) we have, the more we desire. Lebih banyak (kekayaan) yang kita miliki, lebih banyak yang kita inginkan
Conjunction adalah suatu kata kerja yang digunakan untuk menyambung dua kata atau dua kalimat.
Conjunction atau kata sambung adalah kata yang digunakan untuk menghubungkan/menggabungkan kata dengan kata yang lain, phrase dengan phrase yang lain, atau clause dengan clause yang lain.
Terdiri dari :
1. Co-ordinating conjuction
Yaitu suatu kata yang digunakan untuk menyambungkan dua kalimat yang setingkat, terdiri dari :
Comulaitive digunakan untuk menunjukkan penambahan dalam kalimat
Contoh : and, both…and, also
Alternative digunakan untuk menunjukkan pilihan
Contoh : or, else, either…or
Adversative digunakan untuk menunjukkan perlawanan / kontras dalam kalimat
Contoh : but, yet, still
Illative digunakan untuk menunjukkan simpulan dalam kalaimat
Contoh; so, then, for
2. Subordinating conjuction
Yaitu kata yang digunakan untuk menghubungkan induk kalimat dengan anak kalimat.
Contoh : after, since, if, because
INTERJECTION
Interjection adalah suatu kata yang dipakai untuk menyatakan perasaan / menggambarkan keadaan.
Interjection merupakan kata seru singkat. Kata-kata ini tidak memiliki nilai gramatikal yang sebenarnya tetapi kita menggunakannya cukup sering, biasanya lebih banyak dalam percakapan dibandnig dalam tulisan.
Interjection adalah kata seru/interjeksi untuk mengungkapkan perasaan atau emosi yang kuat terhadap rasa kagum, heran, terkejut, sakit, sedih, senang, dan sebagainya. Bisa berupa kata, frase, maupun kalimat tunggal dan biasanya dipisahkan dengan tanda koma atau tanda seru.
Interjection (Kata Seru) adalah suatu bunyi seru yang ditambahkan ke dalam kalimat untuk menunjukkan perasaan atau emosi yang kuat seperti kegembiraan, kesedihan, keterkejutan, persetujuan, keheranan, dsb. Interjection dapat diikuti oleh koma atau tanda seru. Koma digunakan untuk menunjukkan seruan yang ringan atau lembut, sedangkan tanda seru digunakan untuk menyatakan seruan yang lebih kuat seperti terkejut, emosi, marah, atau perasaan yang lebih mendalam lainnya.
Contoh : ah!, bravo!, hush!, oh my God!how wonderfull ! Ouch!
PREPOSITION
Preposition adalah suatu kata yang dipergunakan untuk menghubungkan antara kata benda yang satu dengan kata benda yang lain atau hubungankata lainnya dalam kalimat.
Preposition (Kata Depan) adalah kata yang tidak dapat berubah bentuknya dan biasanya di letakkan di depan kata benda atau padanan kata benda lainnya (objek) yang bertujuan untuk menunjukkan hubungannya tertentu dengan kata-kata lain dalam kalimat.
Contoh : about, from, into, at, above, over,below, beneath, beside, between, beyond, by, down, during, except, for, from, in, inside, into, like, near, of, off, on, since, to, toward, through, under, until, up, upon, with, within
Pronoun adalah kata yang digunakan untuk mengganti kata benda atau noun. Kata ganti mempunyai fungsi yang sama dengan kata benda, yaitu dapat digunakan sebagai subjek atau objek. Kata ganti ini digunakan untuk menghindari pemakaian kata benda yang sama secara berulang-ulang dalam satu kalimat atau paragraf.
1. Personal pronoun adalah kata yang digunakan untuk menggantikan diri dari kata benda.
Personal Possessive
Subject Object Possessive adjective Possessive pronoun
I
We
You
He
She
It
They Me
Us
You
Him
Her
It
Them My
Our
Your
His
Her
Its
Their Mine
Ours
Yours
His
Hers
Its
Theirs
Keterangan Nominative Adjective Possessive
Adj Pro
First person
Singular
Plural
Second person
Singular
Plural
Thir person
Singular
Plural
I
We
You
You
He
She
It
They
Me
Us
You
You
Him
Her
It
Them
My
Our
Your
Your
His
Her
Its
their
Mine
Ours
Yours
Tours
His
Hers
Its
Theirs
2. Demonstrative Pronoun
Terdiri dari :
This : Ini ( kata benda tunnggal )
That : Itu ( kata benda tunggal )
These : Ini ( kata benda jamak )
Those : Itu ( kata benda jamak )
Some : banyak / berapa
Such : Seperti
One : Satu ( benda tunggal )
Ones : Satu ( benda banyak )
3. Relative pronoun yaitu kata ganti penghubung yang berarti “ yang “, digunakan untuk menghubungkan atau menggunakan dua kalimat. Relative pronoun harus didekatkan pada benda yang akan diterangkan.
Terdiri dari : Who, whom, which, whose, what, that
4. Interrogative pronoun suatu kata yang digunakan untuk menggantikan kata Tanya
Terdiri dari :Who, whom, what, whose, which
5. Reflexive pronoun and emphatic pronoun yaitu suatu kata yang dipakai untuk noun atas dirinya sendiri sebagai penegasan
Singular Plural
My self
Your self
Him self
Her self
Its self Our self
Them selves
Them selves
Them selves
Them selves
6. Reciprocal pronoun adalah suatu kata yang digunakan untuk kata ganti membalik, terdiri dari each either dan one another
Contoh kalimat : Iga and Gia are telling each either about her sister
7. Indefinite pronoun adalah suatu kata yang digunakan untuk menggantikan kata benda
Terdiri dari :
It : It will make you happy if you wany
One : one will be read by us together
Those who : those who go to work must be on time
Bibliography :
Mosaic 1 Grammar. Patricia K Werner.
English Grammar and Conversition. Sam S. Warib.
Internet
0 komentar:
Posting Komentar