SahabaT yaNg baiK adaLah oRanG yanG daPaT meNunjuKkan paDa keBenaRan

Selasa, 12 Juli 2011

Resume Pertemuan 2 NIC dan Media Transmisi Wire

A. NIC



NIC adalah jembatan yang menghubungkan komputer dengan komputer lain melewati media transmisi. NIC menentukan kecepatan jaringan berdasarkan arsitektur jaringan, yang umum digunakan adalah ethernet. Ethernet mentransmisikan data melalui kabel jaringan dalam bentuk paket-paket data yang disebut dengan Ethernet Frame. Sebuah Ethernet frame memiliki ukuran minimum 64 byte, dan maksimum 1518 byte dengan 18 byte di antaranya digunakan sebagai informasi mengenai alamat sumber, alamat tujuan, protokol jaringan yang digunakan, dan beberapa informasi lainnya yang disimpan dalam header serta trailer (footer). Dengan kata lain, maksimum jumlah data yang dapat ditransmisikan (payload) dalam satu buah frame adalah 1500 byte.

Jika dilihat dari kecepatannya, Ethernet terbagi menjadi empat jenis, yakni sebagai berikut :
1. 10 Mbit/detik, yang sering disebut sebagai Ethernet saja (standar yang digunakan: 10Base2, 10Base5, 10BaseT, 10BaseF)
2. 100 Mbit/detik, yang sering disebut sebagai Fast Ethernet (standar yang digunakan: 100BaseFX, 100BaseT, 100BaseT4, 100BaseTX)
3. 1000 Mbit/detik atau 1 Gbit/detik, yang sering disebut sebagai Gigabit Ethernet (standar yang digunakan: 1000BaseCX, 1000BaseLX, 1000BaseSX, 1000BaseT).
4. 10000 Mbit/detik atau 10 Gbit/detik. Standar ini belum banyak diimplementasikan.

Jenis NIC yang beredar, terbagi menjadi dua jenis, yakni NIC yang bersifat fisik, dan NIC yang bersifat logis. Contoh NIC yang bersifat fisik adalah NIC Ethernet, Token Ring, dan lainnya; sementara NIC yang bersifat logis adalah loopback adapter dan Dial-up Adapter. Disebut juga sebagai Network Adapter. Setiap jenis NIC diberi nomor alamat yang disebut sebagai MAC address, yang dapat bersifat statis atau dapat diubah oleh pengguna.

1. NIC fisik
NIC fisik umumnya berupa kartu yang dapat ditancapkan ke dalam sebuah slotdalam motherboard komputer, yang dapat berupa kartu dengan bus ISA, bus PCI, bus EISA, bus MCA, atau bus PCI Express. Selain berupa kartu-kartu yang ditancapkan ke dalam motherboard, NIC fisik juga dapat berupa kartu eksternal yang berupa kartu dengan bus SB, PCMCIA, bus serial, bus paralel atau Express Card, sehingga meningkatkan mobilitas (bagi pengguna yang mobile).

Kartu NIC Fisik terbagi menjadi dua jenis, yakni:
a. Kartu NIC dengan media jaringan yang spesifik (Media-specific NIC): yang membedakan kartu NIC menjadi beberapa jenis berdasarkan media jaringan yang digunakan. Contohnya adalah NIC Ethernet, yang dapat berupa Twisted-Pair (UTP atau STP), Thinnet, atau Thicknet, atau bahkan tanpa kabel (Wireless Ethernet).
b. Kartu NIC dengan arsitektur jaringan yang spesifik (architecture-specific NIC): yang membedakan kartu NIC menjadi beberapa jenis, sesuai dengan arsitektur jaringan yang digunakan. Contohnya adalah Ethernet, Token Ring, serta FDDI (Fiber Distributed Data Interface), yang kesemuanya itu menggunakan NIC yang berbeda beda.

Tugas NIC adalah untuk mengubah aliran data paralel dalam bus komputer menjadi bentuk data serial sehingga dapat ditransmisikan di atas media jaringan. Media yang umum digunakan, antara lain adalah kabel UTP Category 5 atau Enhanced Category 5 (Cat5e), kabel fiber-optic, atau radio (jika memang tanpa kabel).

Komputer dapat berkomunikasi dengan NIC dengan menggunakan beberapa metode, yakni I/O yang dipetakan ke memori, Direct Memory Access (DMA), atau memory yang digunakan bersama-sama. Sebuah aliran data paralel akan dikirimkan kepada kartu NIC dan disimpan terlebih dahulu di dalam memori dalam kartu sebelum dipaketkan menjadi beberapa frame berbeda-beda, sebelum akhirnya dapat ditransmisikan melalui media jaringan. Proses pembuatan frame ini, akan menambahkan header dan trailer terhadap data yang hendak dikirimkan, yang mengandung alamat, pensinyalan, atau informasi pengecekan kesalahan. Frame-frame tersebut akan kemudian diubah menjadi pulsa-pulsa elekronik (voltase, khusus untuk kabel tembaga), pulsa-pulsa cahaya yang dimodulasikan (khusus untuk kabel fiber-optic), atau gelombang mikro (jika menggunakan radio/jaringan tanpa kabel).

NIC yang berada dalam pihak penerima akan memproses sinyal yang diperoleh dalam bentuk terbalik, dan mengubah sinyal-sinyal tersebut ke dalam aliran bit (untuk menjadi frame jaringan) dan mengubah bit-bit tersebut menjadi aliran data paralel dalam bus komputer penerima. Beberapa fungsi tersebut dapat dimiliki oleh NIC secara langsung, diinstalasikan di dalam firmware, atau dalam bentuk perangkat lunak yang diinstalasikan dalam sistem operasi.

2. NIC logis
NIC logis merupakan jenis NIC yang tidak ada secara fisik, dan menggunakan sepenuhnya perangkat lunak yang diinstalasikan di atas sistem operasi, dan bekerja seolah-olah dirinya adalah sebuah NIC. Contoh dari perangkat NIC logis adalah loopback adapter (dalam sistem operasi Windows, harus diinstalasikan secara manual atau dalam sistem operasi keluarga UNIX, terinstalasi secara default, dengan nama interface lo) dan Dial-up adapter (yang menjadikan modem sebagai sebuah alat jaringan dalam system operasi Windows). Kartu NIC logis ini dibuat dengan menggunakan teknik emulasi.

Cara kerja NIC :
Spesifikasi Ethernet mendefinisikan fungsi-fungsi yang terjadi pada lapisan fisik dan lapisan data-link dalam model referensi jaringan tujuh lapis OSI, dan cara pembuatan paket data ke dalam frame sebelum ditransmisikan di atas kabel. Ethernet merupakan sebuah teknologi jaringan yang menggunakan metode transmisi Baseband yang mengirim sinyalnya secara serial 1 bit pada satu waktu. Ethernet beroperasi dalam modus half-duplex, yang berarti setiap station dapat menerima atau mengirim data tapi tidak dapat melakukan keduanya secara sekaligus. Fast Ethernet serta Gigabit Ethernet dapat bekerja dalam modus full-duplex atau half-duplex.
Ethernet menggunakan metode kontrol akses media Carrier Sense Multiple Access with Collision Detection untuk menentukan station mana yang dapat mentransmisikan data pada waktu tertentu melalui media yang digunakan. Dalam jaringan yang menggunakan teknologi Ethernet, setiap komputer akan "mendengar" terlebih dahulu sebelum "berbicara", artinya mereka akan melihat kondisi jaringan apakah tidak ada komputer lain yang sedang mentransmisikan data. Jika tidak ada komputer yang sedang mentransmisikan data, maka setiap komputer yang mau mengirimkan data dapat mencoba untuk mengambil alih jaringan untuk mentransmisikan sinyal. Sehingga, dapat dikatakan bahwa jaringan yang menggunakan teknologi Ethernet adalah jaringan yang dibuat berdasrkan basis First-Come, First-Served, daripada melimpahkan kontrol sinyal kepada Master Station seperti dalam teknologi jaringan lainnya.
Jika dua station hendak mencoba untuk mentransmisikan data pada waktu yang sama, maka kemungkinan akan terjadi collision (kolisi/tabrakan), yang akan mengakibatkan dua station tersebut menghentikan transmisi data, sebelum akhirnya mencoba untuk mengirimkannya lagi pada interval waktu yang acak (yang diukur dengan satuan milidetik). Semakin banyak station dalam sebuah jaringan Ethernet, akan mengakibatkan jumlah kolisi yang semakin besar pula dan kinerja jaringan pun akan menjadi buruk. Kinerja Ethernet yang
seharusnya 10 Mbit/detik, jika dalam jaringan terpasang 100 node, umumnya hanya menghasilkan kinerja yang berkisar antara 40% hingga 55% dari bandwidth yang diharapkan
(10 Mbit/detik). Salah satu cara untuk menghadapi masalah ini adalah dengan menggunakan Switch Ethernet untuk melakukan segmentasi terhadap jaringan Ethernet ke dalam beberapa collision domain.

B. Media Transmisi Wire
Data-data pada jaringan dapat ditransmisikan melalui 3media:
- Copper media (media tembaga)
- Optical Media (media optik)
- Wireless Media (media tanpa kabel)
Disini akan dibahas media transmisi wire

Jenis-Jenis Kabel
Jenis-jenis kabel yang dipakai sebagai transmisidata pada jaringan:
1. Koaksial
2. STP
3. UTP

Kabel Koaksial



Kabel ini sering digunakan sebagai kabel antena TV, dan disebutjuga sebagai kabel BNC (Bayonet Naur Connector).Kabel ini merupakan kabel yang paling banyak digunakan pada LAN, karena memiliki perlindungan terhadap derau yang lebih tinggi, murah. Dan mampu mengirimkan data dengan kecepatan standar. Ada 2 jenis yaitu RG-58 (10Base2) dan RG-8 (10Base5 ).(termasuk terminatornya).
Ada 3 jenis konektor pada kabel Coaxial, yaitu T konektor, Ikonektor (socket) dan BNC konektor. Keuntungan menggunakan kabel koaksial adalah murahdan jarak jangkauannya cukup jauh. Kekurangannya adalah susah pada saat instalasi. Untuk saat ini kabel koaksial sudah tidak direkomendasikan lagi intuk instalasi jaringan.

Twisted Pair
Twisted Pair terdiri dari dua jenis:
1. Shielded Twisted Pair (STP)
2. Unshielded Twisted Pair (UTP)

Kabel STP



Kabel STP memiliki kabel pelindung untuk menghindari derau dan perlindungan terhadap cuaca udara di luar gedung. Keuntungan menggunakan kabel STP adalah lebih tahan terhadap interferensi gelombang elektromagnetik baik dari dari dalam maupun dari luar. Kekurangannya adalah mahal, susah pada saat instalasi(terutama masalah grounding), dan jarak jangkauannya hanya 100m.

Kabel UTP
UTP (Unshielded Twisted Pair) adalah jenis kabel yang terdiri dari dua kawat tak terbungkus yang berpilin. Keuntungan menggunakan kabel UTP adalah murah dan mudah diinstalasi. Kekurangannya adalah rentan terhadap interferensi gelombang elektromagnetik,dan jarak jangkauannya hanya 100m.
Ada beberapa kategori untuk kabel Twisted Pair, yaitu:
1. Kategori 1 (Cat-1).Umumnya menggunakan konduktor padat standar AWG sebanyak 22 atau 24 pindengan range impedansi yang lebar. Digunakan pada koneksi telepon dan tidakdirekomendasikan untuk transmisi data.
2. Kategori 2 (Cat-2).Range impedansi yang lebar, sering digunakan pada sistemPBX dan sistem Alarm.Transmisi data ISDN menggunakan kabel kategori 2, dengan bandwidth maksimum 1MBps.
3. Kategori 3 (Cat-3).Sering disebut kabel voice grade, menggunakan konduktor padat sebanyak 22 atau24 pin dengan impedansi 100 O dan berfungsi hingga 16 MBps. Dapat digunakanuntuk jaringan 10BaseT dan Token Ring dengan bandwidth 4 Mbps.
4. Kategori 4 (Cat-4).Seperti kategori3 dengan bandwidth 20 MBps, diterapkan pada jaringan Token Ringdengan bandwidth 16 Mbps.
5. Kategori 5 (Cat-5).Merupakan kabel Twisted Pair terbaik (data grade) dengan bandwidth 100 Mbps dan jangkauan transmisi maksimum 100 m.
6. Kategori 5e (Cat-5e).Merupakan kabel Twisted Pair untuk fast ethernet (data grade) dengan bandwidth 100 Mbps danjangkauan transmisi terbaik dengan panjang maksimum 100 m.
7. Kategori 6 (Cat-6).Merupakan kabel Twisted Pair untuk Giga ethernet dengan bandwidth 1024 Mbps dan jangkauan transmisi maksimum 100 m.
8. Kategori 6A (Cat-6A).Merupakan kabel Twisted Pair untuk 10 Giga ethernet dengan bandwidth 1024 Mbps dan jangkauan transmisi maksimum 100 m.
9. Kategori 7 (Cat-7).

UTP Cat 6



Optical Media
Bahan dasar dari optical media adalah kaca denganukuran yang sangat kecil (skala mikron), dikenal dengan nama fibre optic (serat optic). Data yang dilewatkan pada medium ini dalam bentukcahaya (laser atau inframerah). Satu buah kabel fibre optic terdiri atas dua fiber: Satu berfungsi untuk Transmit (Tx) dan satunya untukReceive (Rx). Sehingga komunikasi dengan fibre optic bisa terjadi dua arah secara bersama-sama (full duplex).
Fiber optik disusun menjadi tiga bagian, yaitu:
Bagian Inti (Core), merupakanbagian lintasan yangdilewati cahaya. Bagian Selongsong (Cladding), berfungsi untukmerefleksikan cahaya yang akan memantul keluar, balik kembali ke dalam bagian inti. Bagian Buffer/Coating, merupakanpelindung plastikuntuk core dan cladding.



Transmisi serat optik dapat dilakukan melalui dua cara yaitu:
1. Multi ModePada jenis ini, suatu informasi (data) dibawa melaluibeberapa lintasan cahaya yang dijalarkan melalui serat darisatu ujung ke ujung lainnya.
2. Single ModeTransmisi data melalui single mode hanyamenggunakansatu lintasan cahaya yang merambatmelalui serat. Metode semacam ini dapat menghindarkanketidakakuratan yang dapat terjadi dalam penyaluran data.
Keuntungan dari fiber optic antara lain:
1. Kemampuannya yang baik dalam mengantarkan data dengan kapasitas yang lebihbesar dalam jarak transmisi yang cukup jauh.
2. Kecepatan transmisi yang tinggi hingga mencapai ukuran gigabits, serta tingkatkemungkinan hilangnya data yang sangat rendah.
3. Keamanan fiber optic yang tinggi, aman dari pengaruh interferensi sinyal radio,motor, maupun kabel-kabel yang berada di sekitarnya, membuat fiber optic lebihbanyak digunakan dalam infrastruktur perbankan atau perusahaan yangmembutuhkan jaringan dengan tingkat keamanan yang tinggi.
4. Kelebihan lainnya, fiber optic aman digunakan dalam lingkungan yang mudahterbakar dan panas.
5. Dalamhal ukuran, fiber optic juga jauh lebih kecil dibandingkan dengan kabeltembaga, sehingga lebih menghemat tempat dalamruangan network data center dimana pun.

Sumber :
http://idnetwork2102.wordpress.com/2011/03/20/media-transmisi-wire/
http://misbahulanwar.files.wordpress.com/2010/08/2_part4.pdf
http://nofianto777.blogspot.com/2010/01/nic-network-interface-card.html
http://teknik-informatika.com/network-interface-card
http://www.sysneta.com/kabel-lan

0 komentar:

Posting Komentar