SahabaT yaNg baiK adaLah oRanG yanG daPaT meNunjuKkan paDa keBenaRan

Kamis, 28 Juli 2011

Resume Pertemuan 9 Dynamic Route

Routing adalah suatu protokol yang digunakan untuk mendapatkan rute dari satu jaringan ke jaringan yang lain. Rute ini, disebut dengan route dan informasi route secara dinamis dapat diberikan ke router yang lain ataupun dapat diberikan secara statis ke router lain.

Jenis-jenis routing dilihat dari cara update tabel routingnya
Routing Static
- Dengan memasukkan tabel routing secara manual
- Di jaringan yang stabil (1 jaringan down ->seluruh jaringan yang melewati jaringan tersebut down)
- Di jaringan kecil (2 , 3 jaringan)

Routing dinamic
- Dengan menggunakan routing protocol tabel routing otomatis terbentuk dan terupadate otomatis
- Digunakan pada jaringan besar
- Dapat digunakan pada jaringan yang tidak stabil

Routing dinamis adalah tabel routing yang dapat berubah melalui update berkala dan sebagai respon terhadap perubahan link cost. Perubahan tersebut terjadi berdasarkan algoritma routing.Routing protocol adalah komunikasi antara router-router. Routing protocol mengijinkan router-router untuk sharing informasi tentang jaringan dan koneksi antar router. Router menggunakan informasi ini untuk membangun dan memperbaiki table routingnya.

Routing Protocol
- Bertujuan mencari rute tersingkat
Terbagi menjadi 2:
Interior Routing Protocol (Seperti RIP dan OSPF)
Exterior Routing Protocol (seperti EGP dab BGP)

Routed protocol digunakan untuk trafik user langsung. Routed protocol menyediakan informasi yang cukup dalam layer address jaringannya untuk melewatkan paket yang akan diteruskan dari satu host ke host yang lain berdasarkan alamatnya.

Algoritma Routing
Sebagian besar algoritma routing dapat diklasifikasikan menjadi satu dari dua kategori
berikut:
- Distance vector
- Link-state

*Routing distance vector
Routing distance vector bertujuan untuk menentukan arah atau vector dan jarak ke link-link lain dalam suatu internetwork.



Cara kerja Routing Distance Vector
Router B menerima informasi dari router A. router B menambahkan nomor Distance Vector, seperti jumlah hop. Router B melewatkan table routing baru ke router-router tetangganya yang lain yaitu router C. proses ini terus berlangsung untuk semua router.
Setiap router yang dipakai distance vector pertama kali mengindentifikasi ke router-router tetangga.

*Link-state
Link-state bertujuan untuk menciptakan kembali topologi yang benar pada suatu internetwork.



Fitur-fitur yang dimiliki oleh routing link-state adalah:

- Link-state advertisement (LSA) – adalah paket kecil dari informasi routing yang dikirim antar router
- Topological database – adalah kumpulan informasi yang dari LSA-LSA
- SPF algorithm – adalah hasil perhitungan pada database sebagai hasil dari pohon SPF
- Routing table – adalah daftar rute dan interface

Desain Routing Dinamis


Kesimpulan
- Routing adalah proses bagaimana router melewatkan paket ke jaringan yang dituju
- Routing protokol adalah komunikasi yang digunakan antar router-router
- Routing protokol mengijinkan satu router untuk sharing informasi dengan router-router lain berdasarkan jaringan yang ia ketahui dan jalur terbaik ke jaringan tersebut
- Algoritma routing dapat diklasifikasikan sebagai satu dari dua kategori, distance vector atau link-state


Sumber :
sofy.web.id/.../mjk%20-%20tugas%20-%20routing%20dinamis%20-...
http://nubielab.com/komputer/internet/routing-statik-dan-dinamik-pada-mikrotik-os

0 komentar:

Posting Komentar