![]() |
Flip pada flip classroom mengacu kepada aktivitas yang dibalik antara aktivitas di kelas dan aktivitas di rumah, dimana pada kelas tradisional, biasanya pada aktivitas kelas guru memberikan materi dengan ceramah, kemudian di rumah siswa diberikan pekerjaan rumah terkait materi yang disampaikan guru di kelas. Pada flip classroom aktivitas tersebut dibalik, dimana siswa mempelajari materi melalui media yang disediakan guru, dapat berupa video yang menjelaskan materi-yang biasanya dilakukan di dalam kelas, dan pada pertemuan kelas siswa dan guru berdiskusi lebih dalam mengenai konsep-konsep yang belum dipahami siswa, berdiskusi, atau menerapkan keterampilan dari materi yang dipelajari di rumah dengan bimbingan guru.
Penting juga bagi guru untuk membimbing siswa bagaiman cara memahami video tersebut (menghindari distraksi, mencatat intisari, mengajukan pertanyaan dari penjelasan) agar mereka mampu memberikan pertanyaan yang relavan ketika di dalam kelas. Setelah diskusi mengenai video yang mereka pelajari, guru dapat memberikan penguatan, meluruskan konsep-konsep yang keliru dan selanjutnya aktivitas kelas dapat lebih mendalam, seperti praktikum di labor, pemecahan masalah, ujian, dan aktivitas lainnya. Flip classroom dapat mengefisienkan waktu guru dan mendorong peran aktif siswa sebagai seorang pembelajar yang harus bertanggungjawab atas pembelajaran mereka.

0 komentar:
Posting Komentar