SahabaT yaNg baiK adaLah oRanG yanG daPaT meNunjuKkan paDa keBenaRan

Kamis, 02 November 2023

Efesiensi Pembelajaran dengan Metode Kelas "Terbalik"


Flip classroom merupakan sebuah model pembelajaran yang memfasilitasi siswa untuk memiliki pemahaman sebelum pertemuan di kelas, dan menggunakan waktu tatap muka untuk proses interaksi yang lebih mendalam. Flip classroom merupakan salah satu solusi untuk mempersonalisasikan pembelajaran sehingga lebih sesuai dengan berbagai kebutuhan peserta didik-di antara contohnya yang kesulitan di dalam kelas, yang ketinggalan kelas, yang belum terlibat secara penuh dalam pembelajaran. Personalisai ini sulit dilakukan melalui pembelajaran tradisional-berbasis kelas dengan jumlah siswa yang banyak. Tidak ada satu cara tunggal untuk menerapkan flip classroom. Flip classroom dapat diterapkan dengan cara yang berbeda-beda. Namun yang menjadi penekanan adalah mengubah pandangan pembelajaran yang berpusat kepada guru menjadi menekankan pembelajaran kepada siswa, namun guru tetap memagang peranan penting sebagai fasilitator. Flip classroom juga memungkinkan siswa belajar sesuai kecepatan mereka.
 

Flip pada flip classroom mengacu kepada aktivitas yang dibalik antara aktivitas di kelas dan aktivitas di rumah, dimana pada kelas tradisional, biasanya pada aktivitas kelas guru memberikan materi dengan ceramah, kemudian di rumah siswa diberikan pekerjaan rumah terkait materi yang disampaikan guru di kelas. Pada flip classroom aktivitas tersebut dibalik, dimana siswa mempelajari materi melalui media yang disediakan guru, dapat berupa video yang menjelaskan materi-yang biasanya dilakukan di dalam kelas, dan pada pertemuan kelas siswa dan guru berdiskusi lebih dalam mengenai konsep-konsep yang belum dipahami siswa, berdiskusi, atau menerapkan keterampilan dari materi yang dipelajari di rumah dengan bimbingan guru.
 

Penting juga bagi guru untuk membimbing siswa bagaiman cara memahami video tersebut (menghindari distraksi, mencatat intisari, mengajukan pertanyaan dari penjelasan) agar mereka mampu memberikan pertanyaan yang relavan ketika di dalam kelas. Setelah diskusi mengenai video yang mereka pelajari, guru dapat memberikan penguatan, meluruskan konsep-konsep yang keliru dan selanjutnya aktivitas kelas dapat lebih mendalam, seperti praktikum di labor, pemecahan masalah, ujian, dan aktivitas lainnya. Flip classroom dapat mengefisienkan waktu guru dan mendorong peran aktif siswa sebagai seorang pembelajar yang harus bertanggungjawab atas pembelajaran mereka.

0 komentar:

Posting Komentar