SahabaT yaNg baiK adaLah oRanG yanG daPaT meNunjuKkan paDa keBenaRan

Minggu, 22 April 2012

VLAN

Apakah itu VLAN ?
VLAN(Virtual Local Area Network) ternyata merupakan pengembangan dari LAN. VLAN adalah suatu model jaringan mirip LAN namun tidak terbatas pada lokasi fisik. Oleh karena itu, jaringan ini dapat dikonfigurasi secara virtual tidak bergantung pada lokasi fisik peralatan.

Penggunaan VLAN akan membuat pengaturan jaringan menjadi sangat fleksibel dimana dapat dibuat segmen yang bergantung pada organisasi atau departemen, tanpa bergantung pada lokasi workstation. Alat yang menjadi kunci utama sehingga jaringan dapat dikonfigurasi secara lojik adalah switched.

Bagaimana cara kerja VLAN ?
VLAN diklasifikasikan berdasarkan metode(tipe) yang digunakan untuk mengklasifikasikannya, baik menggunakan port, MAC addresses, dsb. Semua informasi yang mengandung penandaan/pengalamatan suatu vlan (tagging) di simpan dalams suatu database. Jika tag-nya berdasarkan port yang digunakan, maka database harus mengindikasikan port-port yang digunakan oleh VLAN. Untuk mengatur hal tersebut, maka biasanya digunakan switch/bridge yang manageable.

Switch/bridge inilah yang bertanggung jawab menyimpan semua informasi dan konfigurasi suatu VLAN dan dipastikan semua switch/bridge memiliki informasi yang sama. Switch akan menentukan ke jalur mana data-data akan diteruskan. Selain itu, dapat pula digunakan suatu software pengalamatan (bridging software) yang berfungsi mencatat/menandai suatu VLAN beserta workstation yang di dalamnya. Sedangkan, alat yang menghubungkan antar VLAN adalah router.

Apa saja TIPE-TIPE VLAN ?
VLAN dapat diklasifikasikan berdasarkan port yang digunakan, MAC address, atau jenis protokolnya.

1. Berdasarkan port
Keanggotaan pada suatu VLAN dapat di dasarkan pada port yang di gunakan oleh VLAN tersebut.
Sebagai contoh, pada bridge/switch dengan 4 port, port 1, 2, dan 4 merupakan VLAN 1 sedang port 3 dimiliki oleh VLAN 2, lihat tabel:

Port 1 2 3 4
VLAN 3 3 1 2

Kelemahannya adalah user tidak bisa untuk berpindah pindah, apabila harusberpindah maka Network administrator harus mengkonfigurasikan ulang.

2. Berdasarkan MAC Address
Keanggotaan suatu VLAN dapat pula berdasarkan MAC address dari setiap workstation/komputer yang dimiliki oleh user. Mekanismenya adalah dengan cara mencatat semua MAC address yang dimiliki oleh setiap Virtual LAN (dilakukan oleh switch). Pengklasifikasian berdasarkan MAC address menjadi solusi untuk menangani permasalahan apabila VLAN dibentuk berdasarkan port.

Setiap user dapat berpindah-pindah tanpa perlu melakukan konfigurasi ulang VLAN. Namun demikian, konfigurasi MAC address dilakukan secara manual sehingga kurang efisien untuk jaringan yang memiliki banyak workstation.
MAC address VLAN
132516617738 1
272389579355 2
536666337777 2
24444125556 1

3.Berdasarkan Tipe Protokol pada Layer 3 atau IP address yang digunakan
Pada pengklasifikasian ini, bridge/switch mengecek payload field dari setiap frame. Contohnya: melakukan pengklasifikasian setiap IP machine ke suatu VLAN dan setiap AppleTalk machine ke VLAN yang lain.

IP address dapat juga digunakan untuk mengidentifikasikan suatu mesin. Strategi ini sangat menguntungkan ketika workstations yang digunakan adalah notebook yang dapat dipindah-pindahkan.

Apa Perbedaan LAN dengan VLAN ?
Perbedaan mendasar dari LAN dan VLAN adalah bahwa bentuk jaringan LAN sangat bergantung pada letak/fisik dari workstation, serta penggunaan hub dan repeater sebagai perangkat jaringan yang memiliki beberapa kelemahan.

Sedangkan, VLAN memungkinkan tiap-tiap workstation/user yang tergabung dalam 1 VLAN dapat tetap saling terhubung walaupun terpisah secara geografis. Untuk lebih jelasnya, lihat skema di bawah ini.

Skema Konfigurasi LAN
[hub] – [A] – [A] – [A] {lan A, di Departemen/Divisi/lantai/dll A}
|
[Router]->[hub] – [B] – [B] – [B] {lan B, di Departemen/Divisi/lantai/dll B}
|
[hub] – [C] – [C] – [C] {lan C, di Departemen/Divisi/lantai/dll C}

Skema Konfigurasi VLAN
[switch] – [A] – [C] – [B]
|
[Router] -> [switch] – [B] -[C] – [A]
|
[switch] – [B] – [A] – [C]

Dengan demikian, penggunaan VLAN akan memberikan kemudahan-kemudahan baik secara teknis maupun operasional dibandingkan dengan VLAN.


Sumber:
http://mti.ugm.ac.id/~laluirfan/upload/vlan.pdfhttp://blog.ub.ac.id/denyarthawan/files/2011/11/Konsep-Virtual-LAN.pdf
http://blog.um.ac.id/arie/2011/12/13/mengenal-virtual-lan/
Read More..

Minggu, 15 April 2012

DHCP

DHCP adalah layananan yang secara otomatis memberikan nomor IP kepada komputer yang memintanya. Komputer yang meminta IP address disebut DHCP client dan komputer yang memberikan IP address disebut DHCP server. Dengan demikian administrator tidak perlu lagi memberikan IP address secara manual tapi cukup dengan memberikan referensi kepada DHCP server. IP address diberikan bersama dengan subnet mask dan default gateway.

DHCP Server menerima permintaan dari sebuah host/client. Server kemudian memberikan alamat IP dari satu set alamat standar yang disimpan dalam database. Setelah informasi alamat IP dipilih, server DHCP menawarkan ke host yang meminta pada jaringan. Jika host menerima tawaran tersebut, maka IP akan disewa untuk jangka waktu tertentu, bisa dalam menit, dalam jam ataupun hari.Untuk mengadministrasi sebuah jaringan kecil, pemberian ip static sangat memudahkan bagi administrator jaringan. Namun jika jaringan sudah mulai luas kemungkinan untuk menggunakan ip yang sama akan lebih besar sehingga menyebabkan konflik. Dengan dasar ini maka penggunaan DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol) Server sangat dianjurkan.

Fungsi utama dari DHCP Server ini adalah memberikan IP kepada host atau komputer yang tersambung kepada jaringan tersebut secara otomatis. Hal ini hanya berlaku jika komputer tersebut menggunakan setting IP dengan DHCP atau di Windows mengaktifkan pilihan "Obtain IP Address Automatically".

Bagaimana jika telah ada komputer yang terhubung dengan jaringan dan menggunakan IP statis? Tidak ada masalah.IP tersebut tidak akan diberikan pada komputer yang akan meminta IP pada DHCP Server.IP Komputer yang sebelumnya sama dengan IP statik akan diganti oleh DHCP server.DHCP digunakan untuk IPv4 maupun IPv6 . Sementara kedua versi melayani banyak tujuan yang sama, rincian protokol untuk IPv4 dan IPv6 adalah cukup berbeda sehingga mereka dapat dianggap protokol yang terpisah.Host yang tidak menggunakan DHCP untuk konfigurasi alamat masih dapat menggunakannya untuk memperoleh informasi konfigurasi lainnya. Atau, IPv6 host dapat menggunakan autoconfiguration alamat berkewarganegaraan . IPv4 host dapat menggunakan link-lokal menangani untuk mencapai konektivitas lokal terbatas.

Dynamic Host Configuration Protocol mengotomatiskan jaringan-parameter tugas untuk perangkat jaringan dari satu atau lebih server DHCP. Bahkan dalam jaringan kecil, DHCP berguna karena memudahkan untuk menambahkan mesin baru ke jaringan.Ketika sebuah klien DHCP dikonfigurasi terhubung ke jaringan, klien DHCP mengirimkan permintaan meminta informasi yang diperlukan dari server DHCP.

DHCP server mengelola alamat IP dan informasi tentang konfigurasi klien parameter seperti default gateway , nama domain , maka name server , server lain seperti waktu server , dan sebagainya. Setelah menerima permintaan yang valid, server komputer memberikan sebuah alamat IP, sewa (jangka waktu alokasi adalah sah), dan parameter konfigurasi IP lainnya, seperti subnet mask dan default gateway . Permintaan biasanya dimulai segera setelah booting , dan harus menyelesaikan sebelum klien dapat memulai IP berbasis komunikasi dengan host lain. Setelah memutuskan hubungan, alamat IP dikembalikan ke kolam untuk digunakan oleh komputer lain.

Dengan cara ini, komputer lain dapat menggunakan alamat IP yang sama dalam beberapa menit satu sama lain. Hal ini tidak mungkin untuk menuduh seseorang dari penyalahgunaan internet karena pengguna yang berbeda begitu banyak akan diberi alamat IP yang sama dalam setiap jangka waktu tertentu.

DHCP server mungkin memiliki tiga metode untuk mengalokasikan IP-address:
• alokasi dinamis: J administrator jaringan memberikan kisaran alamat IP untuk DHCP, dan setiap komputer klien pada LAN dikonfigurasi untuk meminta alamat IP dari DHCP server yang selama inisialisasi jaringan. Proses permintaan-dan-hibah menggunakan konsep sewa dengan jangka waktu yang dikontrol, yang memungkinkan server DHCP untuk merebut kembali (dan kemudian merealokasikan) alamat IP yang tidak diperpanjang.

• alokasi otomatis: DHCP server secara permanen memberikan alamat IP bebas untuk klien meminta dari jangkauan ditentukan oleh administrator. Ini seperti alokasi dinamis, tetapi server DHCP menyimpan tabel alamat IP tugas masa lalu, sehingga preferentially dapat menetapkan ke klien alamat IP yang sama bahwa klien sebelumnya memiliki.

• alokasi statis: The DHCP server mengalokasikan alamat IP berdasarkan tabel dengan alamat MAC / alamat IP pasangan, yang diisi secara manual (mungkin oleh administrator jaringan ). [Hanya meminta klien dengan alamat MAC yang tercantum dalam tabel ini akan dialokasikan alamat IP]. Fitur ini (yang tidak didukung oleh semua server DHCP) adalah berbagai disebut Static DHCP Assignment (dengan DD-WRT ), fixed-address (oleh dhcpd dokumentasi), Reservation Alamat (oleh Netgear), reservasi DHCP

Keamanan DHCP

Basis protokol DHCP tidak termasuk mekanisme otentikasi. Karena itu, sangat rentan terhadap berbagai serangan. Serangan ini terbagi dalam tiga kategori utama:
• Tidak sah DHCP server memberikan informasi palsu kepada klien
• Klien yang tidak berwenang mendapatkan akses ke sumber daya.
• Kelelahan sumber daya serangan dari klien DHCP berbahaya.Karena klien tidak memiliki cara untuk memvalidasi identitas dari sebuah server DHCP, server DHCP tidak sah dapat dioperasikan pada jaringan, memberikan informasi yang salah kepada klien DHCP.

Ini dapat berfungsi baik sebagai serangan denial-of-service, mencegah klien dari mendapatkan akses ke jaringan konektivitas atau sebagai serangan man-in-the-middle .

Karena server DHCP menyediakan klien DHCP dengan alamat IP server, seperti alamat IP dari satu atau lebih server DNS, penyerang bisa meyakinkan klien DHCP untuk melakukan pencarian DNS tersebut melalui DNS server sendiri, dan karena itu dapat memberikan sendiri jawaban atas permintaan DNS dari klien.

Hal ini pada gilirannya memungkinkan penyerang untuk mengarahkan lalu lintas jaringan melalui itu sendiri, yang memungkinkan untuk menguping pada koneksi antara klien dan server jaringan itu kontak, atau untuk sekadar menggantikan mereka server jaringan dengan perusahaan sendiri.

Karena server DHCP tidak memiliki mekanisme yang aman untuk otentikasi klien, klien dapat mendapatkan akses tidak sah ke alamat IP dengan mandat menyajikan, seperti pengidentifikasi klien, milik klien DHCP yang lain. Hal ini juga memungkinkan klien DHCP untuk meminta DHCP server penyimpan alamat IP-dengan menyajikan mandat baru setiap kali meminta alamat, klien dapat mengkonsumsi semua alamat IP yang tersedia pada link jaringan tertentu, mencegah klien lain DHCP dari mendapatkan layanan.


Sumber :
http://www.unsri.ac.id/upload/arsip/8_%20Installasi%20DHCP.pdfhttp://www.belajarpc.info/pengertian-dhcp-dynamic-host-configuration-protocol.htmhttp://slackerbox.com/dhcp%20serverhttp://komunitas.stiki.ac.id/network-security/746-dynamic-host-configuration-protocol-dhcp.html
Read More..

Jumat, 06 April 2012

Tugas 3 : Rancangan Jaringan Komputer 4 Gedung

Rancang jaringan 4 gedung,4 lantai, 3 ruangan perlantai, 40 PC/host per ruangan

Gambar Rancangan :

Read More..

Senin, 26 Maret 2012

Tugas 2 : Rancangan Jaringan Komputer 4 Lantai

Rancang jaringan untuk 4 lantai masing lantai terdapat 40 PC

A. Gambar



B. Pembagian IP

untuk 40 PC :
2^?>=40+2
2^6>=42
64>=42

netmask =11111111.11111111.11111111.11000000
255 . 255 . 255 . 192 = /26

1. Jumlah Subnet = 2^x, dimana x adalah banyaknya binari 1 pada oktet terakhir subnet mask (2 oktet terakhir untuk kelas B, dan 3 oktet terakhir untuk kelas A). Jadi Jumlah Subnet adalah 2^2 = 4 subnet.

2. Jumlah Host per Subnet = 2^y – 2, dimana y adalah adalah kebalikan dari x yaitu banyaknya binari 0 pada oktet terakhir subnet. 2^6 – 2 = 62 Host.

3. Blok Subnet = 256 – nilai oktet terakhir subnet mask = 256 – 192 = 64 (kelipatan 32 hingga total 8 subnet/tidak melebihi 255). Subnet berikutnya adalah 32+32= 64 , lalu 64+32= 96 dst . Subnet lengkapnya 0, 64, 128, 192.

IP ADDRESS
Lantai 1 = 192.168.1.0/26
Lantai 2 = 192.168.64.0/26
Lantai 3 = 192.168.128.0/26
Lantai 4 = 192.168.192.0/26
Read More..

Jumat, 16 Maret 2012

Tugas 1 : Rancangan Jaringan Komputer 3 Ruangan

Rancangan jaringan komputer gedung 1 lantai yang terdiri dari 3 ruangan masing-masing 20 PC

A.Gambar Rancangan



B.Pembagian IP Address
Untuk 20 komputer :
2^? >= 20+2
2^5 >=22
32 >= 22

Netmask : 11111111.11111111.11111111.11100000
255 . 255. 255 . 224

1. Jumlah Subnet = 2^x, dimana x adalah banyaknya binari 1 pada oktet terakhir subnet mask (2 oktet terakhir untuk kelas B, dan 3 oktet terakhir untuk kelas A). Jadi Jumlah Subnet adalah 2^3 = 8 subnet.

2. Jumlah Host per Subnet = 2^y – 2, dimana y adalah adalah kebalikan dari x yaitu banyaknya binari 0 pada oktet terakhir subnet. 2^5 – 2 = 30 Host.

3. Blok Subnet = 256 – nilai oktet terakhir subnet mask = 256 – 224 = 32 (kelipatan 32 hingga total 8 subnet/tidak melebihi 255). Subnet berikutnya adalah 32+32= 64 , lalu 64+32= 96 dst . Subnet lengkapnya 0, 32, 64, 96, 128, 160, 192, 224.

IP Address untuk ruangan 1
192.168.1.0/27
host = 192.168.1.1-192.168.1.30

IP Address untuk ruangan 2
192.168.1.32/27
host = 192.168.1.33-192.168.1.62

IP Address untuk ruangan 3
192.168.1.64/27
host = 192.168.1.65-192.168.1.93
Read More..

Minggu, 04 Maret 2012

Structured Cabling Basic

Structured Cabling:: Why?
• Memberikan fleksibilitas
• Mendukung lingkungan yang beragam
• Memastikan bahwa dapat diandalkan, kinerja tinggi
• Memungkinkan untuk bergerak cepat, menambahkan, perubahan

Structured Cabling:: Elements
• Horizontal Cabling
• Backbone Cabling
• Work Area (WA)
• Telecommunications Rooms (TR)
• Equipment Rooms (ER)
• Entrance Facilities
• Administration (TIA/EIA-606)

=Horizontal cabling=
Dua elemen dasar
-Horizontal kabel & menghubungkan perangkat keras
-Horizontal jalur & ruang
termasuk:
-Outlet di wilayah kerja
-Pemasangan kabel antara WA & TR
-Lintas menghubungkan perangkat keras
-Kabel patch
-Spaces, jalur & struktur yang digunakan untuk kabel distributor & dukungan horisontal




ciri kabel horizontal:
- Berisi lebih banyak dari kabel backbone
- lebih sulit diakses dari backbone

Biaya bisa sangat tinggi, untuk meminimalkan biaya:
- Pemasangan kabel harus menangani berbagai kebutuhan pengguna dan aplikasi
*Voice, Data, LAN
*Pertimbangkan menggabungkan sistem bangunan lain CATV, alarm, keamanan, audio ("Membangun Cerdas")
- Desain untuk membuat MAC semudah mungkin
- Pastikan ia terdiri dari standar berbasis komponen, meyakinkan vendor independence



Disain kabel horizontal

• Maksimum panjang = 90 m
Independen dari tipe media
• Sebaiknya berakhir di TR pada lantai yang sama
• Satu titik transisi diperbolehkan dalam pengkabelan horisontal
Sebelumnya untuk di bawah karpet kabel
Open office consoladition



Read More..

Rabu, 22 Februari 2012

Switch Manageable

Pada setiap design komputer network kita akan selalu menggunakan konsentrator.Apakah itu berupa Hub ataupun Switch. Pada awalnya kita menggunakan Hub dengan segala kelebihan dan kekurangannnya, lalu muncul Switch yang lantas menggantikanperanan Hub dalam sebuah design komputer network baik dalam skala besar maupunkecil. Hal ini di sebabkan karena performance Switch lebih “Smart” di bandingkan Hub.

Apa perbedaan antara hub dan switch ?
Perbedaan Hub dan Switch terletak dari bagaimana packet data / informasi yang dikirim kepada mereka diproses. Ketika data masuk atau datang ke Hub, Hub akan mengambil data tersebut dan akan mentransmisikannya ke setiap komputer yang terhubung ke jaringan.Hal tersebut dapat membuat hub menjadi collisions dan memperlambat jaringan.Hub bekerja pada layer 1.

Tetapi lain halnya dengan Switch, ia akan menerima data tersebut dan hanya akan mengirimkannya ke komputer yang berkepentingan menerima data tersebut.Switch bekerja pada layer 2, dan juga dapat bekerja pada layer 3.

Penggunaan Switch akan memotong penggunaan bandwith jaringan anda secara signifikan, terutama bila kita memiliki jaringan dengan banyak komputer dan semuanya sibuk untuk mengirim dan menerima data disaat bersamaan. Keunggulan switch yang lain ialah data akan lebih aman dari aksi pencurian data dengan cara sniffer.

Switch itu sendiri ada yang Manageable dan UnManageable. Berkaitan dengan istilah smart tadi, maka switch jenis manageable jauh lebih smart ketimbang yang unmanageable. Arti dari manageable di sini adalah bahwa switch dapat kita konfigurasi sesuai dengan kebutuhan network kita agar lebih efesien dan maksimal. Kok bisa? Karena switch manageable memiliki sistem operasi sendiri, layaknya PC kita di rumah. Beberapa kemampuan switch yang manageable yang dapat kita rasakan adalah,penyempitan broadcast jaringan dengan VLAN, sehingga akses dapat lebih cepat.Pengaturan akses user dengan accesslist, membuat keamanan network lebih terjamin. Pengaturan port yang ada, serta mudah dalam monitoring trafic dan maintenancenetwork, karena dapat di akses tanpa harus berada di dekat switch. Ingat !, alat inihanya membantu kita, menjalankan apa yang sudah kita design, baik topologi maupun konfigurasi networknya.

VLAN

VLAN adalah Virtual LAN yaitu sebuah jaringan LAN yang secara virtual dibuat di sebuah switch. Pada switch standard biasanya akan meneruskan traffic dari satu port ke semua port yang lain ketika ada traffic dengan domain broadcast yang sama melewati port tersebut. Untuk switch yang khusus, mereka mampu untuk membuat beberapa LAN yang berbeda dengan id yang berbeda di tiap portnya, dan hanya akan meneruskan traffic ke port-port yang memiliki id yang sama. Switch type khusus ini sebenarnya sudah secara otomatis memasang VLAN di dalamnya (vlan id = 1) yang beranggotakan semua port yang ada.


Kapan VLAN perlu diimplementasikan ?

Anda memerlukan VLAN ketika kondisi jaringan Anda :

- Memiliki lebih dari 200 node perangkat di dalam jaringan Anda
- Banyak terjadi traffic broadcast di jaringan Anda
- ingin membagi beberapa user Anda menjadi group-group tersendiri untuk meningkatkan keamanan
- Mengurangi traffic broadcast yang banyak disebabkan oleh serangan virus dan program pengganggu lain yang akan memporak porandakan jaringan Anda.
- Ingin membuat beberapa virtual switch dari switch yang sudah ada

Trunking

Dalam jaringan komputer, trunking adalah istilah yang mengacu pada penggunaan beberapa jaringan kabel atau port secara paralel untuk meningkatkan kecepatan link di luar batas dari setiap satu kabel atau port. Ini disebut agregasi link. Link ini dapat digunakan untuk interkoneksi switch.

Dalam konteks VLAN, Avaya dan Cisco menggunakan istilah trunking yang berarti "VLAN multiplexing", yaitu membawa beberapa VLAN melalui link jaringan tunggal melalui penggunaan protokol trunking. Untuk memungkinkan beberapa VLAN pada satu link, frame dari VLAN individu harus diidentifikasi. Metode yang umum dan paling disukai yaitu IEEE 802.1Q, dengan menambahkan tag ke frame Ethernet header, pelabelan itu sebagai milik VLAN tertentu. Karena 802.1Q adalah sebuah standar terbuka, maka satu-satunya pilihan dalam lingkungan dengan-vendor beberapa peralatan.

Cisco juga memiliki protokol trunking proprietary yang disebut Inter-Switch Link yang menyatukan frame Ethernet dengan wadah sendiri, dengan label frame sebagai bagian dari sebuah VLAN tertentu.

RSTP

STP (Spanning Tree Protocol) menyediakan resolusi loop dengan mengelola lapisan fisik untuk memberikan segmen atau membagi segmenpada network. STP memberikan system redundan jalur fisik dan mencegah efek yang tidak diinginkan yaitu loop aktif dalam jaringan. STP merupakan standard IEEE yang didefinisikan sebagai 802.1D

Karakteristik STP

STP akan “memaksa” merubah keadaan port tertentu kedalam standby sehingga port tersebut tidak akan me-listen, mem-forward atau mem-banjiri data frame. Dampak secara keseluruhan dari protokol ini yaitu hanya akan terbentuk satu jalur aktif untuk setiap segmen jaringan.
Apabila jalur tersebut mengalami masalah koneksi, STP akan membuat koneksi baru dengan mengaktifkan jalur yang sebelumnya tidak aktif.

Cara kerja Protokol STP

Memilih satu root bridge
Cara menentukan root bridge yaitu dengan cara membandingkan Bridge ID pada masing masing bridge yang diberikan. Jika Bridge ID sama maka yang akan dibandingkan selanjutnya adalah MAC setiap bridge. Nilai yang paling kecil yang akan menjadi root bridge.

Memilih root port pada nonroot bridge
Root port adalah cost path ter rendah dari nonroot bridge ke root bridge.

Memilih designated port untuk setiap segmen.
Designed port dipilih pada brigde yang memiliki cost path paling rendah ke root bridge.

RSTP(Rapid Spanning Tree Protocol) merupakan evolusi bahkan lebih dari sekedar evolusi dari STP. Secara signifikan RSTP (802.1w) dapat mereduksi atau mengurangi waktu untuk menghubungkan topologi aktif dalam sebuah jaringan ketika topologi secara fisik mengalami perubahan atau perubahan pada konfigurasi.

RSTP memilih satu switch sebagai root topologi spanning-tree aktif dan mementukan peran untuk masing masing individual port pada switch berdasarkan pada apakah port tersebut merupakan bagian dari topologi aktif.

802.1D didefinisikan kedalam 5 status port yang berbeda:

disabled
listening
learning
blocking
forwarding
Port Status

hanya tiga status port yang tersisa di RSTP. Pada 802.1D, disabled, blocking, dan listening states disatukan kedalam 802.1w discarding state uniq.

Sumber :
http://www.scribd.com/doc/48620478/switch-manageable
http://www.infoteknologi.com/network/perbedaan-hub-dan-switch/
http://www.mikrotik.co.id/artikel_lihat.php?id=36

Read More..

Selasa, 14 Februari 2012

Media Transmisi ( Wire )

MEDIA TRANSMISI : alat penyampai informasi dari sumber informasi (komunikator) ke penerima informasi (komunikan).

Jenis-jenis kabel yang dipakai sebagai transmisi data pada jaringan :

1. Kabel Koaksial
Kabel ini sering digunakan sebagai kabel antena TV. Disebut juga sebagai kabel BNC (Bayonet Naur Connector). Kabel ini merupakan kabel yang paling banyak digunakan pada LAN, karena memiliki perlindungan terhadap derau yang lebih tinggi, murah, dan mampu mengirimkan data dengan kecepatan standar .Ada 2 jenis yaitu RG-58 (10Base2) dan RG-8 (10Base5 ). Ada 3 jenis konektor pada kabel Coaxial, yaitu T konektor, I konektor (socket) dan BNC konektor. Keuntungan menggunakan kabel koaksial adalah murah dan jarak jangkauannya cukup jauh. Kekurangannya adalah susah pada saat instalasi. Untuk saat ini kabel koaksial sudah tidak direkomendasikan lagi intuk instalasi jaringan.

2. Twisted Pair
Twisted Pair terdiri dari 2 jenis :
• Unshielded Twisted Pair (UTP)
• Shielded Twisted Pair (STP)
Kabel ini terdiri dari 4 pasang kabel yang dipilin (twisted pair), instalasinya mudah, harganya relatif murah dan cukup handal.

a. Kabel STP (Shielded Twisted Pair)
Keuntungan menggunakan kabel STP adalah lebih tahan terhadap interferensi gelombang elektromagnetik baik dari dari dalam maupun dari luar. Kekurangannya adalah mahal, susah pada saat instalasi (terutama masalah grounding), dan jarak jangkauannya hanya 100m.

b. Kabel UTP (Unshielded Twisted Pair)
Keuntungan menggunakan kabel UTP adalah murah dan mudah diinstalasi. Kekurangannya adalah rentan terhadap interferensi gelombang elektromagnetik, dan jarak jangkauannya hanya 100m

Standar konfigurasi kabel UTP :


Kegunaan pin :
1,2 -> Tranceiver
3,6 -> Receiver
4,5,7,8 -> POE ( Power Over Ethernet )

Pemasangan kabel UTP :
1. kabel straight throught
Pemasangan kabel straight throught menggunakan salah satu standar konfigurasi pada kedua ujungnya. Kabel straight throught digunakan untuk menghubungkan perangkat yang berbeda jenis seperti untuk menghubungkan PC dengan hub, switch dan router, switch dan PC.




2. Kabel cross over
Pengkabelan cross over digunakan untuk menghubungkan perangkat yang sama jenisnya seperti untuk menghubungkan PC dengan PC, hub dengan hub dan switch dengan switch. Pemasangan kabelnya adalah secara bersilang, contohnya seperti berikut :



3. Kabel Fiber Optik
Kabel Fiber optic adalah sebuah kabel yang terbuat dari serat kaca dengan teknologi canggih dan mempunyai kecepatan transfer data yang lebih cepat daripada kabel biasa, biasanya fiber optic digunakan pada jaringan backbone (Tulang Punggung) karena dibutuhakan kecepatan yang lebih dalam jaringan ini,namun pada saat ini sudah banyak yang menggunakan fiber optic untuk jaringan biasa baik LAN, WAN maupun MAN karena dapat memberikan dampak yang lebih pada kecepatan dan bandwith karena fiber optic ini menggunakan bias cahaya untuk mentransfer data yang melewatinya dan sudah barang tentu kecepatan cahaya tidak diragukan lagi namun untuk membangun jaringan dengan fiber optic dibutuhkan biaya yang cukup mahal dikarenakan dibutuhkan alat khusus dalam pembangunannya.



Ada dua tipe serat optik, yaitu : single mode dan multi mode. Serat multi mode mempunyai inti yang jauh lebih besar daripada serat single mode, yang memungkinkan ratusan sinar cahaya untuk menyebar melalui serat secara serentak. Serat single mode, di lain pihak, memiliki inti yang jauh lebih kecil yang hanya memungkinkan satu mode cahaya saja untuk menyebar melalui inti.

Kelihatannya memang serat multi mode–lah yang memiliki kapasitas pembawa informasi yang jauh lebih tinggi, namun pada kenyataannya yang terjadi justru sebaliknya. Serat single mode mempertahankan keutuhan setiap pulsa cahaya yang melewati jarak-jarak yang lebih jauh, memungkinkan dikirimkannya informasi yang lebih banyak. Bandwidth yang tinggi ini membuat serat single mode menjadi sarana transmisi yang sangat ideal bagi banyak aplikasi jaringan. Serat multi mode saat ini terutama digunakan dalam aplikasi perkantoran, dimana jarak transmisi kurang dari dua kilo meter.

Ukuran-ukuran Serat Optik (Fiber Optic)
Standar internasional untuk diameter pembungkus serat optik (fiber optic) adalah 125 µm (10-6 meter). Kesesuaian ini penting supaya serat bisa pas masuk ke dalam konektor dan sambungan standar dan memungkinkan peralatan standar dapat digunakan di dalam seluruh bidang industri. Perbedaan-perbedaan serat yang ada terletak pada ukuran intinya yang merupakan bagian serat yang mengangkat cahaya.

Serat single mode standar dengan ukuran inti yang terkecil, kira-kira 8-10 µm
diameternya. Dengan kapasitas pembawa informasi yang jauh lebih besar, serat single mode digunakan khusus untuk jarak yang jauh lebih panjang dan aplikasi bandwidth yang lebih besar. Serat multi mode tersedia dalam beberapa ukuran inti. Ukuran yang paling banyak digunakan secara luas adalah 50 µm dan 62,5 µm. Ukuran inti yang lebih besar biasanya memiliki bandwidth ynag lebih besar dan lebih mudah dipasangkan dan disambungkan .

Konektor
Pada kabel serat optik, sambungan ujung terminal atau disebut juga konektor, biasanya memiliki tipe standar seperti berikut:

1. FC (Fiber Connector): digunakan untuk kabel single mode dengan akurasi yang sangat tinggi dalam menghubungkan kabel dengan transmitter maupun receiver. Konektor ini menggunakan sistem drat ulir dengan posisi yang dapat diatur, sehingga ketika dipasangkan ke perangkat lain, akurasinya tidak akan mudah berubah.

2. SC (Subsciber Connector): digunakan untuk kabel single mode, dengan sistem dicabut-pasang. Konektor ini tidak terlalu mahal, simpel, dan dapat diatur secara manual serta akurasinya baik bila dipasangkan ke perangkat lain.

3. ST (Straight Tip): bentuknya seperti bayonet berkunci hampir mirip dengan konektor BNC. Sangat umum digunakan baik untuk kabel multi mode maupun single mode. Sangat mudah digunakan baik dipasang maupun dicabut.

4. Biconic: Salah satu konektor yang kali pertama muncul dalam komunikasi fiber optik. Saat ini sangat jarang digunakan.

5. D4: konektor ini hampir mirip dengan FC hanya berbeda ukurannya saja. Perbedaannya sekitar 2 mm pada bagian ferrule-nya.

6. SMA: konektor ini merupakan pendahulu dari konektor ST yang sama-sama menggunakan penutup dan pelindung. Namun seiring dengan berkembangnya ST konektor, maka konektor ini sudah tidak berkembang lagi penggunaannya.

7. E200

Selanjutnya jenis-jenis konektor tipe kecil:
1.LC
2.SMU
3.SC-DC




Sumber :
Read More..

Selasa, 07 Februari 2012

Pengantar Jaringan Komputer

Jaringan komputer merupakan hubungan komputer-komputer untuk tujuan tertentu(berbagi resource dan menggabungkan resource ).
Beberapa manfaat serta tujuan jaringan komputer adalah sebagai berikut :

1. Resource sharing : Manfaat jaringan komputer sebagai sumber berbagi data, informasi, peripheral dan juga internet

2. Saving money : dengan adanya jaringan komputer penghematan biaya atau cost untuk pembelian hardware dapat di tekan

3. High reliability : Sistem informasi manajemen dan keamanan data terpadu dapat diterapkan karena setiap komputer klien dapat dikendalikan dari suatu tempat melalui aplikasi Remote Access Client

4. scalability/ skalabilitas: meningkatkan kinerja dengan menambahkan komputer server atau client dengan mudah tanpa mengganggu kinerja komputer server atau komputer client yang sudah ada lebih dulu.

5. medium komunikasi: memungkinkan kerjasama antar orang-orang yang saling berjauhan melalui jaringan komputer baik untuk bertukar data maupun berkomunikasi.

6. akses informasi luas: dapat mengakses dan mendapatkan informasi dari jarak jauh

7. komunikasi orang-ke-orang: digunakan untuk berkomunikasi dari satu orang ke orang yang lain

8. hiburan interaktif

Komponen jaringan komputer terdiri dari :

1. Komputer
Adalah seperangkat elektronik yang dapat menerima input, memproses dan mengeluarkan output.

2. NIC
Kartu jaringan (Inggris: network interface card disingkat NIC atau juga network card) adalah sebuah kartu yang berfungsi sebagai jembatan dari komputer ke sebuah jaringan komputer.

3. Media transmisi
Media Transmisi menghubungkan kartu jaringan satu komputer ke komputer lainnya, biasa disebut sebagai medium transmisi data, bisa berupa kabel maupun nirkabel

4. Network Device
Merupakan peralatan jaringan seperti Hub, Bridge, Switch, Router, Gateway

5. NOS
NOS yaitu Perangkat lunak sistem operasi jaringan (network operating system software / NOSS) yang berfungsi untuk melakukan pengelolaan sistem jaringan

Berdasarkan kriterianya, jaringan komputer dibedakan menjadi 4 yaitu:

1. Berdasarkan distribusi sumber informasi/data

- Jaringan terpusat
Jaringan ini terdiri dari komputer klient dan server yang mana komputer klient yang berfungsi sebagai perantara untuk mengakses sumber informasi/data yang berasal dari satu komputer server

- Jaringan terdistribusi
Merupakan perpaduan beberapa jaringan terpusat sehingga terdapat beberapa komputer server yang saling berhubungan dengan klient membentuk sistem jaringan tertentu.


2. Berdasarkan jangkauan geografis dibedakan menjadi:

- Jaringan LAN
merupakan jaringan yang menghubungkan 2 komputer atau lebih dalam cakupan seperti laboratorium, kantor, serta dalam 1 warnet.

- Jaringan MAN
Merupakan jaringan yang mencakup satu kota besar beserta daerah setempat. Contohnya jaringan telepon lokal, sistem telepon seluler, serta jaringan relay beberapa ISP internet.

- Jaringan WAN
Merupakan jaringan dengan cakupan seluruh dunia. Contohnya jaringan PT. Telkom, PT. Indosat, serta jaringan GSM Seluler seperti Satelindo, Telkomsel, dan masih banyak lagi.


3. Berdasarkan peranan dan hubungan tiap komputer dalam memproses data.

- Jaringan Client-Server
Pada jaringan ini terdapat 1 atau beberapa komputer server dan komputer client. Komputer yang akan menjadi komputer server maupun menjadi komputer client dan diubah-ubah melalui software jaringan pada protokolnya. Komputer client sebagai perantara untuk dapat mengakses data pada komputer server sedangkan komputer server menyediakan informasi yang diperlukan oleh komputer client.

-Jaringan Peer-to-peer
Pada jaringan ini tidak ada komputer client maupun komputer server karena semua komputer dapat melakukan pengiriman maupun penerimaan informasi sehingga semua komputer berfungsi sebagai client sekaligus sebagai server.


4. Berdasarkan media transmisi data

- Jaringan Berkabel (Wired Network)
Pada jaringan ini, untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer lain diperlukan penghubung berupa kabel jaringan. Kabel jaringan berfungsi dalam mengirim informasi dalam bentuk sinyal listrik antar komputer jaringan.

- Jaringan Nirkabel (Wireless Network)
Merupakan jaringan dengan medium berupa gelombang elektromagnetik. Pada jaringan ini tidak diperlukan kabel untuk menghubungkan antar komputer karena menggunakan gelombang elektromagnetik yang akan mengirimkan sinyal informasi antar komputer jaringan

Sumber :
http://www.jaringankomputer.org/
http://alfandra.blogspot.com/2007/09/pengenalan-dasar-tentang-jaringan.html
http://lecturer.ukdw.ac.id/othie/Jaringan_Komputer.pdf
Read More..

Kepribadian berdasarkan Golongan Darah

Di Negara Jepang Telah dilakukan riset besar-besaran utk mengetahui tipe2 manusia berdasarkan golongan darah shg tdk heran kemudian banyak perusahaan jepang memakai hasil penelitian tsb utk seleksi masuk ke perusahaannya. Jangan heran bila anda masuk ke perusahaan jepang di tanya tentang golongan darah.

Ada banyak refreensi di jepang yg membahas ttg golongan darah, menurut sumber, ada sekitar 30-an lebih sumber yang membahas golongan darah ini yang dihubungkan dengan karakter manusia diantaranya: Buku Touch My Heart (diterjemahkan di Indonesia: Mengenal Kepribadian Anak Menurut Golongan Darah) adalah salah satu buku Toshitaka yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dari buku-bukunya yang sangat diminati oleh para pembacaranya, di antaranya; You Are Your Blood Type, Blood Type: A Guide for the Body and Soul, Understanding Compatibility from Blood Types.

Beberapa artikel ttg kepribadian berdasarkan golongan darah

Gologan darah A
1. Biasanya orang yang bergolongan darah A ini berkepala dingin, serius, sabar dan kalem atau cool, bahasa kerennya.
2. Orang yang bergolongan darah A ini mempunyai karakter yang tegas, bisa di andalkan dan dipercaya namun keras kepala.
3. Sebelum melakukan sesuatu mereka memikirkannya terlebih dahulu. Dan merencanakan segala sesuatunya secara matang. Mereka mengerjakan segalanya dengan sungguh-sungguh dan secara konsisten.
4. Mereka berusaha membuat diri mereka se wajar dan ideal mungkin.
5. Mereke bisa kelihatan menyendiri dan jauh dari orang-orang.
6. mereka mencoba menekan perasaan mereka dan karena sering melakukannya mereka terlihat tegar. Meskipun sebenarnya mereka mempunya sisi yang lembek seperti gugup dan lain sebagainya.
7. Mereka cenderung keras terhadap orang-orang yang tidak sependapat. Makanya mereka cenderung berada di sekitar orang-orang yang ber’temperamen’ sama.


Gologan darah B
1. Orang yang bergolongan darah B ini cenderung penasaran dan tertarik terhadap segalanya.
2. Mereka juga cenderung mempunyai terlalu banyak kegemaran dan hobby. Kalau sedang suka dengan sesuatu biasanya mereka menggebu-gebu namun cepat juga bosan.
3. Tapi biasanya mereka bisa memilih mana yang lebih penting dari sekian banyak hal yang di kerjakannya.
4. Mereka cenderung ingin menjadi nomor satu dalam berbagai hal ketimbang hanya dianggap rata-rata. Dan biasanya mereka cenderung melalaikan sesuatu jika terfokus dengan kesibukan yang lain. Dengan kata lain, mereka tidak bisa mengerjakan sesuatu secara berbarengan.
5. Mereka dari luar terlihat cemerlang, riang, bersemangat dan antusias. Namun sebenarnya hal itu semua sama sekali berbeda dengan yang ada didalam diri mereka.
6. Mereka bisa dikatakan sebagai orang yang tidak ingin bergaul dengan banyak orang.

Gologan darah O
1. Orang yang bergolongan darah O, mereka ini biasanya berperan dalam menciptakan gairah untuk suatu grup. Dan berperan dalam menciptakan suatu keharmonisan diantara para anggota grup tersebut.
2. Figur mereka terlihat sebagai orang yang menerima dan melaksakan sesuatu dengan tenang. Mereka pandai menutupi sesuatu sehingga mereka kelihatan selalu riang, damai dan tidak punya masalah sama sekali. Tapi kalau tidak tahan, mereka pasti akan mencari tempat atau orang untuk curhat (tempat mengadu).
3. Mereka biasanya pemurah (baik hati), senang berbuat kebajikan. Mereka dermawan dan tidak segan-segan mengeluarkan uang untuk orang lain.
4. Mereka biasanya di cintai oleh semua orang, “loved by all”. Tapi mereka sebenarnya keras kepala juga, dan secara rahasia mempunyai pendapatnya sendiri tentang berbagai hal.
5. Dilain pihak, mereka sangat fleksibel dan sangat mudah menerima hal-hal yang baru.
6. Mereka cenderung mudah di pengaruhi oleh orang lain dan oleh apa yang mereka lihat dari TV.
7. Mereka terlihat berkepala dingin dan terpercaya tapi mereka sering tergelincir dan membuat kesalahan yang besar karena kurang berhati-hati. Tapi hal itu yang menyebabkan orang yang bergolongan darah O ini di cintai..

Gologan darah AB
1. Orang yang bergolongan darah AB ini mempunyai perasaan yang sensitif, lembut.
2. Mereka penuh perhatian dengan perasaan orang lain dan selalu menghadapi orang lain dengan kepedulian serta kehati-hatian.
3. Disamping itu mereka keras dengan diri mereka sendiri juga dengan orang-orang yang dekat dengannya.
4. Mereka jadi cenderung kelihatan mempunyai dua kepribadian.
5. Mereka sering menjadi orang yang sentimen dan memikirkan sesuatu terlalu dalam.
6. Mereka mempunyai banyak teman, tapi mereka membutuhkan waktu untuk menyendiri untuk memikirkan persoalan-persoalan mereka.


and aLso..
Golongan darah O
Ini adalah tipe pemimpin. Saat melihat sesuatu yang diinginkan, orang dengan golongan darah ini akan berusaha mencapainya. Anda juga termasuk trend-setter, loyal, punya daya juang tinggi dan percaya diri yang kokoh. Kelemahan Anda adalah mudah cemburu, agak sombong dan cenderung amat kompetitif.

Golongan darah A
Anda suka keselarasan, kedamaian dan organisasi. Bisa berkerjasama dengan baik dengan orang lain, peka, sabar dan penuh perhatian. Namun kelemahan anda adalah tidak bisa melakukan sesuatu dengan santai dan cenderung keras kepala.

Golongan darah B
Anda punya tabiat keras dan individualis, suka terang-terang tanpa tedeng aling2 dan melakukan segala sesuatu dengan cara sendiri. Namun Anda juga kreatif dan fleksibel, dan bisa beradaptasi dengan gampang terhadap segala situasi. Namun kelemahan yang Anda punya adalah cenderung terlalu mandiri, yang bisa merugikan.

Golongan darah AB
Dingin dan terkendali, makanya tak mengherankan teman menjadikan Anda sebagai tempat berbagi cerita, terutama urusan curhat. Anda terlahir untuk menghibur orang lain secara alami, khas Anda. Namun sayangnya Anda cenderung angin-anginan dan sulit membuat keputusan, blak-blakan yang kadang menyakiti hati orang lain



Sumber : http://sulistyaadhi.wordpress.com/2008/07/16/kepribadian-berdasar-golongan-darah/
Read More..