SahabaT yaNg baiK adaLah oRanG yanG daPaT meNunjuKkan paDa keBenaRan

Jumat, 22 Oktober 2010

AFFIXES

Affixes adalah morfem ditambahkan ke kata untuk mengubah fungsi atau makna. Afiks melekat pada kata untuk membentuk kata baru, baik di awal ataupun di akhir kata.

Prefixes adalah kelompok huruf yang dapat ditempatkan sebelum kata untuk merubah artinya. Prefix adalah suatu bagian kata yang ditambahkan pada permulaan kata atau bagian kata lain untuk membentuk suatu kata baru. Tidak seperti pada akhiran yang sering mengubah bentuk kata dasarnya dari suatu golongan menjadi golongan lain. Awalan biasanya mengubah arti kata dasarnya tetapi bukan golongan katanya.

Suffixes adalah kelompok huruf ditempatkan setelah kata untuk merubah makna atau mengubahnya menjadi kelompok kata yang berbeda, dari kata sifat untuk adverb, dll.Suatu akhiran (Suffixes) adalah suatu bagian kata yang ditambahkan di akhir suatu kata atau bagian yang disebut base (kata dasar) untuk membentuk suatu kata baru. Suatu akhiran berkaitan erat dengan tata bahasadan secara umum ditambahkan kepada hampir setiap kata dari suatu golongan, tergantung kepada kepada aturan-aturan yang dapat ditetapkan.


1. Prefixes

No.

Awalan

Contoh Kata

Arti

1.

a

abridge

abash

abate

aback

abide

Meringkaskan

Memberi malu

Mengurangkan, menenangkan

Tercengang, tertegun

Tinggal, ada, berpegang pada

2.

anti

antifreeze

antisocial

antitrust

antitoxin

antibody

Bahan anti beku

Anti sosial

Menentang penggabungan industri

Penolak bisa, antitoksin

Antibodi

3.

be

befriend

bedevil

bacause

bacame

beget

Melindungi, berlaku seperti sahabat

Menggoda, menggangu

Karena, sebab

Cocok, pantas

Memperanakkan

4.

co

coagent

coequal

coexist

cohere

coheir

Pembantu

Sama

Hidup pada waktu yang sama

Bergumpal, lekat

Sesama ahli waris

5.

de

degrade

defile

define

demean

deserve

Menurunkan pangkat

Selat, baris

Membatasi, memberi tanda

Menghinakan, merendahkan

Patut mendapat

6.

dis

disorder

dismiss

dishonest

disown

dissolve

Kekacauan

Membebaskan, meliburkan, menolak

Tidak jujur

Tidak mengakui, memungkiri

Membubarkan, melarutkan

7.

en

encode

enclose

enlarge

encircle

ensure

Menyandikan, menulis dalam sandi

Menyertakan, melampirkan

Memperbesar

Melingkari, mengurung

Menjamin

8.

ex

express

expose

exchange

exclaim

explain

Dengan sungguh-sungguh, terutama

Membuka, membeberkan

Menukarkan

Menyerukan

Menerangkan

9.

extra

extralarge

extraordinary

extracurricular

extrasensory

extrapolate

Lebih besar

Luar biasa

Diluar rencana pelajaran

Diluar jangkauan/ tanggapan

Memperhitungkan

10.

multi

multibank

multicultural

multifarious

multiracial

multiplayer

Multibank/banyak bank

Banyak kebudayaan/cultural

Bermacam-macam

Bersuku banyak

Banyak pemain

11.

in

incompetent

incurve

incomplete

inconstant

inborn

Tak cakap, tak berhak untuk

Membengkokkan

Tidak lengkap

Tidak tetap, berubah-ubah

Dari pembawaan

12.

inter

interlock

interlibrary

interchange

intermarry

interpersonal

Mempersambungkan satu sama lain

Antar perpustakaan

Simpang, jalan belokan

Kawin-mengawini, kawin dlm keluarga

Antar diri/perseorangan

13.

mal

malpractice

maladjustment

malcontent

maladroid

maltreat

Perbuatan jahat

Peraturan yang buruk

Tak pus, marah, kecil hati

Kaku, canggung

Menganiaya, menyiksa

14.

mis

mischief

miscalculate

miscast

misapply

misadvise

Kejahatan, kenakalan, kerusakan

Salah/ keliru perhitungan

Salah pilih

Menyalahgunakan

Memberi petunjuk yang salah

15.

mono

monomania

monograph

monochrome

monodrama

monoplane

Hanya memikirkan satu hal saja

Risalah tentang satu pokok ilmu

Lukisan dengan satu warna

Pidato yang bersifat dramatis

Kapal terbang bersayap satu

16.

im

impossible

impolite

impatient

immoral

implant

Tidak mungkin

Kurang ajar, kasar

Tidak sabar

Tidak senonoh

Menanam

17.

non

nonage

nondescript

nonmember

nonstop

nonsense

Hal belum dewasa

Sukar diuraikan

Bukan anggota

Tidak berhenti-henti

Perkataan yang bukan-bukan

18.

out

outlook

outlaw

outmatch

outcry

outstep

Pemandangan

Tidak dilindungi undang-undang

Melebihi

Teriak, protes keras

Melampaui

19.

over

overtask

overpass

overplus

overreach

overwork

Memberi terlampau banyak pekerjaan

Melalui, menempuh ( jarak )

Kelebihan

Membohongi, mencapai lebih jauh

Kerja lembur

20.

post

postscript

postfree

postgraduate

postmark

posthaste

Surat tambahan

Bebas dari bea

Sesudah tamat belajar

Cap pos

Amat tergesa-gesa

21.

pre

prevent

pretext

prerecord

prepay

prejudge

Mencegah, menghalangi

Dalih

Merekam sebelumnya

Membayar lebih dahulu

Menghukum sebelum memeriksa

22.

re

remarry

resent

return

restart

repair

Kawin lagi

Marah, benci akan

Kembalinya, hasil, keuntungan

Mengulang kembali, memulai kembali

Perbaikan

23.

semi

semifinal

semicircle

semiofficial

semiconscious

semitripical

Setengah final

Setengah lingkaran

Setengah resmi

Setengah sadar

Subtropis

24.

sub

subtropical

subtitle

subtenant

subsoil

subscribe

Subtropis

Nama atau kepala yang kedua

Penyewa dari penyewa pertama

Tanah di bawah

Menandatangani, turut member

25.

super

superfine

superable

superadd

superhuman

superheat

Halus sekali, lembut sekali

Dapat diatasi

Menambahkan lagi

Melebihi tenaga manuasia

Memanaskan dengan sangat

26.

trans

transact

transcript

transfigure

transfix

transplant

Melaksanakan, berunding

Menyalin

Menhubah bentuknya, menjelma

Menembus

Memindahkan tanaman

27.

tri

triangle

triable

trisect

tricolour

tricycle

Segi tiga, kuda-kuda berkaki tiga

Dapat dicoba

Membagi atas tiga bagian

Bewarna tiga

Kendaraan beroda tiga

28.

un

unafraid

uncommond

unclear

uncouple

unclean

Tidak takut

Luar biasa

Tidak terang, belum jelas

Melepaskan

Kotor, tidak bersih

29.

under

understudy

undersize

underrate

underline

underdone

Pengganti pelaku, pemain pengganti

Berukuran terlalu kecil

Memandang rendah, meremehkan

Menggarisbawahi

Kurang masak / matang

30.

up

uphold

upbraid

upgrade

upkeep

upset

Menopang, menyokong, membela

Mempersalahkan, menyesali

Naik lereng, meningkat

Penghidupan, pemeliharaan

Merobohkan, membingungkan


1. Suffixes

No.

Akhiran

Contoh Kata

Arti

1.

able

agreeable

breakable

comfortable

bmployable

enjoyable

Ramah
Mudah patah
Nyaman
Yg dpt dikerjakan
Nikmat

2.

age

breakage

linkage

stoppage

package

stillage

Kerusakan

Hubungan

Pemberhentian

Kemasan, bungkusan

Kuda-kuda, panggung

3.

al

refusal

denial

betrayal

proposal

dismissal

Penolakan

Penyangkalan

Penghianatan

Usulan

pembubaran, pemecatan

4.

an

american

arabian

indonesian

Canadian

Austrian

Orang Amerika

Arab

Orang Indonesia

Orang Kanada

Orang Austria

5.

ance/ence

resistance ignorance dependence preference interference

pembangkangan, perlawanan

keacuhan

ketergantungan

preferensi

campur tangan

6.

ant/ent

assistant

pollutant

immigrant

stagnant

repugnant

Pembantu

Polutan

Imigran

Menggenang

Jijik, bertentangan

7.

ed

professed

strained

skilled

seasoned

spirited

Pura-pura, seolah-olah

Kegentingan, desakan, tekanan

Cakap

Sudah diuji, berpengalaman

Bersemangat

8.

en

soften

heighten

sadden

sharpen

golden

Melunakkan

Mempertinggi

Menyedihkan

Meruncingkan

Terbuat dari emas, sangat baik

9.

er

counter

starter

speaker

prayer

listener

Alat hitung, juru hitung

Setater, pelepasan pacuan, permulaan

Pembicara, pengeras suara

Orang yang bersembahyang

Pendengar

10.

est

smallest

deepest

hotest

cleverest

longest

Paling kecil

Paling dalam

Paling panas

Paling pandai

Paling panjang

11.

ful

careful

hopeful

thankful

beautiful

painful

Seksama, dengan penuh perhatian

Penuh pengharapan

Berterimakasih

Cantik / indah

Sakit, dengan susah payah

12.

hood

nationhood

childhood

fatherhood

falsehood

girlhood

Kedudukan sebagai negara merdeka

Masa kanak-kanak

Kebapakan

Kebohongan

Masa remaja

13.

ing

building

writing

shooting

tamping

thriving

Bangunan

Tulisan

Pembuatan film, perburuan

Pengisi

Makmur

14.

ion

Invention

infection

perfection

collection

subtraction

penemuan
infeksi
kesempurnaan
koleksi
pengurangan

15.

ish

Selfish

foolish

feverish

boyish

childish

Egois, mementingkan diri sendiri

Bodoh, gila

Mendemam

Kelaki-lakian

Keanak-anakan

16.

ism

nationalism

fanaticism

mechanism

rationalism

spiritism

nasioanalisme

paham fanatik

cara bekerja pesawat

Rasionalisme

Spiritisme, percaya kpd hantu

17.

ist

nationalist

cpitalist

feminist

rasionalist

mechanist

nasionalis

kapital

orang yang feminim

Pemeluk rasionalisme

Tukang membuat mesin

18.

ive

active

constructive

selective

Instructive

Imaginative

Aktif

Konstruktif

Pilihan

Instruktif

Imaginative/bersifat imajinasi

19.

ize

analogize

antagonize

critize

internationalize

islamize

Memperlihatkan

Menimbulkan, membuat benci

Mencela, mengecam

Menginternasionalkan

mengislamkan

20.

less

faithless

hopeless

thankless

selfless

fearless

Tidak setia, durhaka

Kehilangan harapan

Tidak berterimakasih

Tak mementingkan diri sendiri

Tidak takut/gentar

21.

ly

friendly

weekly

seriously

dayly

loudly

Ramah, bersahabat

Setiap minggu

Dengan serius

Setiap hari

Dengan keras

22.

ment

achievement

management

government

statement

agreement

Prestasi
Manajemen
Pemerintah

Pernyataan, pengumuman

Persetujuan

23.

ness

hardness

kindness

goodness

sickness

laziness

Kekerasan

Keramahan

Kebaikan

Penyakit

Kemalasan

24.

or

editor

actor

error

supervisor

instructor

Editor / tukang edit

Actor

Kesalahan, galat

Pengawas

instruktor

25.

ous

bumptious

spacious

spurious

rapturous

continuous

Congkak

Luas

Palsu, lancing

Menggiurkan

Terus menerus, selalu

26.

s

asks

buys

abridges

pays

gives

Bertanya

Membeli

Menyingkat

Membayar

Memberi

27.

ship

Leadership

friendship

relationship

partnership

lordship

Pimpinan

Persahabatan

Hubungan

Persekutuan, perkongsian

kekuasaan

28.

ty

safety

casualty

royalty

chatty

continuity

Keamanan, keselamatan

Korban

Raja, honorarium

Suka bercakap-cakap

Kelestarian, kontinuitas

29.

ward

homeward

seaward

northward

landward

onward

pulang
menuju ke laut
ke utara
ke darat
maju

30.

y

airy

bumpy

dirty

leafy

foggy

Banyak udara masuk, ringan

Tidak rata

Kotor

Berdaun

berkabut

2. Combination

No.

Contoh Kata

Arti

1.

2.

3.

4.

5.

6.

7.

8.

9.

10.

11.

12.

13.

14.

15.

16.

17.

18.

19.

20.

21.

22.

23.

24.

25.

26.

27.

28.

29.

30.

31.

32.

33.

34.

35.

36.

37.

38.

39.

40.

41.

42.

43.

44.

45.

46.

47.

48.

49.

50.

Disinfectant

Disinterested

Disjointed

Disorganization

Dismemberment

Disloyalty

Dishonesty

Unabashed

Unaccented

Unaccredited

Unaffected

Unacceptable

Unaccompanied

Unbeliever

Unconfortable

Unconditional

Unconfirmed

Uncommunicative

Uncritical

Understatement

Understandable

Understaffed

Undersigned

Underclassman

Underemployment

Underhanded

Prepayment

Presentable

Preventable

Predominance

Precautionary

Miscarriage

Misbehavior

Misinterpretation

Befallen

Intercultural

Intercontinental

Interchangeable

Interaction

Interdepartemental

Intermediary

international

Deflation

Malformation

Encounter

Transaction

Transformation

Transportable

Transformative

Excommunication

Obat pembasmi kuman

Yang tidak berkepentingan

Terpotong-potong

Kekacacauan social/masyarakat/organisasi

Pemotongan, pembagian dlm bagian-bagian

Ketidaksetiaan, ketidakpatuhan

Ketidakjujuran

Tidak merasa malu

Tanpa tekanan

Belum diterima dengan resmi

Tidak dibuat-buat

Tidak dapat diterima

Tak disertai, sendiri

Seorang yang tidak beriman, kafir

Merasa tidak enak

Tak bersyarat, mutlak

Belum pasti kebenarannya

Pendiam, tidak suka bicara

Tanpa keritik, todak biasa mengeluarkan kritik

Keterangan yang mengecilkan

Dapat dimengerti

Kekurangan tenaga

Yang bertanda tangan

Mahasiswa tingkat pascasarjana

Kekurangan pekerjaan

Licik, curang

Pembayaran sebelumnya

Rapi, tampan

Dapat dicegah

Keunggulan, kelaziman

Yang berhubungan dengan pencegahan

Keguguran, kegagalan

Krlakuan yang buruk/jahat

Kesalahan penafsiran

Menimpa

Antar kebudayaan

Antar benua

Yang dapat dipertukarkan

Interaksi, pengaruh timbale-balik

Antar-departemen

Perantara, penengah

Internasional

Deflasi

Cacat

Pertemuan, menghadapi

Pelaksanaan, perjanjian

Perubahan bentuk

Dapat dipindahkan

Berubah-ubah ( bentuknya )

Pengucilan


Read More..

Kamis, 21 Oktober 2010

Tabel dan Form M.Access

SISTEM BASIS DATA

“ Tabel dan Form “

A. Tujuan
1. Mengenal dan memahami Microsoft Access
2. Membuat tabel
3. Menyimpan data dalam tabel
4. Mendesain form
5. Memodifikasi desain form

B. Alat dan Bahan
1. Personal komputer
2. Aplikasi Misrosoft Access

C. Teori Singkat
Microsoft Access adalah paket software database relational yang memudahkan pembuatan dan pengolahan database yang kompleks. Microsoft Access mirip dengan program-program under DOS yang berbasis database seperti Dbase, Foxpro dan yang lainnya. Microsoft Access menjadikan pembuatan database relatif mudah yang menyediakan kontainer elektronis berupa table sebagai tempat penyimpanan data. Accsess menyimpan setiap data entry dalam barisnya dan itu disebut sebagai record. Setiap record terdiri dari informasi tertentu yang berhubungan dengan suatu objek, dan record juga dipisahkan ke dalam bagian informasi tersendiri yang disebut field yang terdiri dari kolom yang terpisah dari tabel.
Tabel yaitu kumpulan data yang tersusun menurut aturan tertentu. Secara fisik tabel berupa grid yang terdiri dari baris ( menunjukkan record ) dan kolom ( menunjukkan field). Tabel dipandang sebagai komponen utama database, karena tabel adalah dasar untuk menyusun komponen lainnya seperti form, query ataupun report. Sebelum membuat tabel tentukan terlebih dahulu tabel apa yang akan dibuat serta kolom apa yang akan disertakan.
Form adalah window untuk menampilkan record dalam bentuk lain dengan tanpilan yang lebih menarik. Form hanya menampilkan record pada satu tampilan, namun tampilannya bisa dibuat lebih menarik dengan tata warna dan tata letak yang bagus.

D. Langkah kerja
Pada pratikum ini akan dibuat sebuah database akademik yang terdiri dari beberapa tabel dan kemudian dilanjutkan dengan pembuatan desain formnya ( struktur tabel dan tampilan form terlampir ). Langkah kerja :

a. Pembuatan tabel
1. Jalankan Ms.Access
2. Pilih menu File > New > pilih dan klik Blank Database
3. Ketikkan nama database pada kotak File name dan tentukan lokasi penyimpanan file pada kotak Save in > Create
4. Setelah muncal database window pilih Tables pada Tab Objects
5. Klik ganda pada Create table in Design View
6. Isikan nama field pada kotak Field Name
7. Pilih type data pada kotak Data type untuk masing-masing field
8. Pada Tab General tentukan besarnya ukuran field pada Field Size
9. Simpan tabel > isikan nama tabel pada kotak Save as > OK
10. Jika muncul kotak dialog untuk menentukan primary key pilih no
11. Ulangi langkah 5 – 10 untuk membuat tabel yang lain

b. Pembuatan disain form
1. Pilih Form pada Tab objects > klik New
2. Setelah jendela new form muncul pilih Form Wizard > klik OK
3. Pilih nama tabel yang akan dibuat formnya pada kotak Tables/Queries
4. Pindahkan field yang ingin ditampilkan ke kotak Selected Fields > klik Next
5. Klik salah satu bentuk form yang diinginkan > klik Next
6. Stelh jendela Form Wizard muncul pilih style yang diinginkan > klik Next
7. Isikan nama form untuk menyimpan > klik Finish

c. Pengeditan form
1. Aktifkan database yang akan diedit formnya
2. Pilih objects Form dan pilih nama form yang akan diedit > klik design
3. Manfaatkan pilihan pada toolbar yang tersedia untuk melakukan pengeditan, seperti menambahkan judul/keterangan, command button, mengatur ukuran header-foother dan pengeditan lainnya.
4. Untuk penginputan data dapat dilakukan melalui tabel ataupun form

E. Struktur Tabel dan Bentuk Form
a. Tabel






Contoh Form

Read More..

Minggu, 17 Oktober 2010

The Part Of Speechs



Definisi part of speech

a. Parts of Speech dalam bahasa Inggris berarti jenis-jenis kata atau kelas-kelas kata.
Disebut parts of speech – bagian-bagian dari ucapan atau bagian-bagian kalimat (ingat, pada dasarnya kalimat dalam bahasa adalah kalimat yang diucapkan, bukan dituliskan) – karena kata-kata ini merupakan suatu sistem yang diperlukan untuk membentuk sebuah kalimat, tanpa melihat apa tugas atau fungsinya masing-masing. Jadi, kata-kata itu merupakan “bahan dasar” di dalam sebuah “bangunan” kalimat, bukan “fungsi” kata di dalam kalimat. Mengapa demikian? Karena sebuah kata bisa mempunyai beberapa (lebih dari satu) fungsi dalam kalimat.
b. A traditional term for the categories into which words are classified according to their functions in sentences ( Sebuah istilah tradisional untuk kategori ke dalam kata-kata yang diklasifikasikan menurut fungsi mereka dalam kalimat ).
c. A linguistic category of words (or more precisely lexical items), which is generally defined by the syntactic or morphological behaviour of the lexical item in question
( kategori linguistic kata ( atau lebih tepatnya item leksikal ) yang umumnya didifinisikan oleh sintaksis atau morfologi perilaku item leksikal tersebut ) .
d. The parts of speech explains the ways words can be used in various contexts. Every word in the English language functions as at least one part of speech; many words can serve, at different times, as two or more parts of speech, depending on the context.
e. A classification of words according to how they are used in a sentence and the types of ideas they convey.( Sebuah klasifikasi kata-kata menurut bagaimana mereka digunakan dalam kalimat dan jenis ide yang mereka sampaikan).

Jadi, berdasarkan beberapa definisi di atas part of speech secara sederhana adalah kelompok kata-kata tertentu yang terbagi berdasarkan fungsi penggunaannya pada kalimat.

f. The part of speech :
1. Noun A word or phrase that names a person, place, thing, quality, or act (Fred, New York, table, beauty, execution ). A noun may be used as the subject of a verb, the object of a verb, an identifying noun, the object of a preposition, or an appositive (an explanatory phrase coupled with a subject or object ).
2. Verb A word or phrase that expresses action, existence, or occurrence (throw, be, happen ). Verbs can be transitive, requiring an object (her in I met her ), or intransitive, requiring only a subject (The sun rises ). Some verbs, like feel , are both transitive (Feel the fabric ) and intransitive (I feel cold , in which cold is an adjective and not an object).
3. Adjective A word or combination of words that modifies a noun (blue-green, central, half-baked, temporary ).
4. Adverb A word that modifies a verb, an adjective, or another adverb (slowly, obstinately, much ).
5. Conjunction A word that connects other words, phrases, or sentences (and, but, or, because ).
6. Interjection A word, phrase, or sound used as an exclamation and capable of standing by itself (oh, Lord, damn, my goodness ).
7. Preposition A word or phrase that shows the relationship of a noun to another noun (at, by, in, to, from, with )
8. Pronoun A word that substitutes for a noun and refers to a person, place, thing, idea, or act that was mentioned previously or that can be inferred from the context of the sentence (he, she, it, that ).
Noun ( kata benda ) didefinisikan sebagai nama dari seseorang, tempat, atau semua benda dan segala yang dibendakan.
Noun dapat dikelompokkan berdasarkan :
1. Berdasarkan wujud
 Concrete Noun ( Kata Benda Berwujud )
Kata benda berwujud adalah kata benda yang menunjukkan nama dari suatu benda yang dapat dirasakan oleh panca indra seperti penglihatan, sentuhan dan lain-lain.
Concrete noun dapat dibagi menjadi:
- Common noun
Yaitu kata benda yang dipergunakan untuk menunjukkan nama dari suatu benda pada umumnya.
Contoh : book, dog, axe, bike
- Proper noun
Yaitu kata benda yang digunakan untuk menunjukkan nama orang ( manusia ), nama tempat ( seperti negeri / negara / kota ) dan semua nama yang ditulis dengan huruf besar.
Contoh : Iga, UNP, Lintau, Indonesia
- Collective noun
Yaitu kata benda yang digunakan untuk menunjukkan nama sekumpulan / sekelompok dari kata benda berwujud.
Contoh : team, citizen, a class
- Material Noun
Yaitu kata benda yang digunakan untuk menunjukkan nama benda berasal dari bahan baku ( bahan mentah ).
Contoh : cake

 Abstact Noun ( Kata Benda Tak Berwujud )
Kata benda tak berwujud yaitu kata yang digunakan untuk menunjukkan kata benda yang tidak berwujud / tidak dapat dilihat oleh panca indra, hanya dapat dibayangkan.
Contoh : honest, knowledge, healt


2. Berdasarkan hitungan
 Countable Noun ( Kata Benda dapat dihitung )
Yaitu kata benda yang menunjukkan benda-benda yang dapat dihitung.
Countable noun dapat dibagi menjadi dua bagian :
- Singular
- Plural
 Uncountable Noun ( Kata Benda Tidak dapat dihitung )
Yaitu kata benda yang menunjukkan benda yang tidak dapat dihitung.
Contoh : Sugar, salt, hair

3. Berdasarkan jenis
 Masculine gender
Yaitu suatu kata yang dipergunakan untuk menunjukkan jenis kelamin pria/laki-laki atau jantan dari suatu benda ( orang dan binatang ).
Contoh : boy, father
 Feminine gender
Yaitu suatu kata yang dipergunakan untuk menunjukkan jenis kelamin perempuan atau betina dari benda yang bernyawa.
Contoh : girl, miss, aunt
 Common gender
Yaitu suatu kata yang dipergunakan untuk menunjukkan jenis kelamin laki-laki / pria / jantan dan jenis kelamin wanita / perempuan / betina pada benda yang bernyawa.
Contoh : human, pupil, spouse, student
 Neuter gender
Yaitu suatu kata yang dipergunakan untuk menunjukkan jenis kelamin pada semua kata benda atau dibendakan / digolongkan benda dan semuanya tidak bernyawa.
Contoh : arrow, chair, car, glass





Verb (kata kerja) adalah kata yang menunjukkan nama perbuatan yang dilakukan oleh subyek, namun mungkin juga untuk menunjukkan keadaan. Verbs biasanya menjadi Predikat dari suatu kalimat.

Kata kerja dibagi menjadi :
1. Transitive verb adalah kata kerja yang membutuhkan objek supaya sempurna maknanya.
Contoh : to ask, to play, to eat
2. Intrasitive verb adalah kata kerja yang tidak membutuhkan objek / penderita.
Contoh : to go, to walk
3. Reguler Verb adalah kata kerjayang bentuk past tense ( Verb II ) dan bentuk past participle ( Verb III ) dibentuk dari kata kerja dasar ( Invinitive Verb / verb I ) hanya dengan menambahkan “E/ED”.

Contoh :
Verb I Verb II Verb III
ask
dance
dry
destroy
picnic asked
danced
dried
destroyed
picnicked asked
danced
dried
destroyed
picnicked

4. Irreguler Verb adalah kata kerja yang bentuk Verb II dan Verb III nya mengalami perubahan yang tidak beraturan dan mempunyai peraturan sendiri.

Irreguler verb dapat dikelompokkan menjadi :
 Semua kata kerja mempunyai bentuk yang sama ( Verb I, Verb II, Verb III )
 Kata kerja yang mempunyai dua bentuk yang sama ( Verb I dan Verb III )
 Kata kerja yang mempunyai dua bentuk yang sama ( Verb II dan Verb III)
 Semua kata kerja mempunyai bentuk yang tidak beraturan

Contoh :
Verb I Verb II Verb III
cut
come
awake
go cut
came
awoke
went cut
came
awoke
gone

5. Infinitive Verb ialah kata kerja dalam bentuk dasar yang memakai “ to “ di depannya.
Hal yang harus diperhatikan :
 Dihilangkan to pada kata kerja apabila kata kerja tersebut datang langsung setelah subjek.
 Dihilangkan to pada kata kerja apabila datang langsung sesudah kata kerja bantu ( auxiliary verb : to be, have/has, do/does, can, shall/will, may, must ).
 Semua kata kerja dasar kembali memakai to apanila datang setelah verb pertama dan seterusnya.
 Dihilangkan to apabila datang setelah kata kerja tertentu ( hear, feel, know, make, see, watch ).
 Untuk kata kerja yang datang setelah pokok kalimat orang ketiga tunggal ditambahkan s pada kata kerjanya.
 Dihilangkan s walaupun pokok kalimat orang ketiga tunggal jika kata kerja yang datang dalam bentuk past tense.










Adjectives digunakan untuk menjelaskan atau menggambarkan sesuatu.

Jenis-jenis adjective :
1. Adjective of quality
Yaitu suatu kata yang dipergunakan untuk member sifat benda pada suatu keadaan.
Contoh : bad, beautiful, brave
2. Adjective of quantity
Yaitu suatu kata yang dipergunakan untuk menunjukkan jumlah suatu benda atau barang yang tidak dapat dihitung.
Contoh : much, any, little
3. Adjective of numeral
Yaitu suatu kata yang dipergunakan untuk menunjukkan lambing bilangan / angka.
Terdiri dari :
 Definite numeral ( bilangan utama / umum ), yang terbagi atas :
- Cardinal numeral yaitu suatu lambing yang dipergunakan untuk menunjukkan bilangan pokok atau utama.
Contoh : 1 : one
2 : two
- Ordinal numeral yaitu suatu kata yang dipergunakan untuk menunjukkan bilangan urut / tingkat / derajat.
Contoh : 1st : first
2nd : second
- Multiplicative yaitu suatu kata yang dipergunakan untuk menunjukkan bilangan jumlah perlipat gandaan.
Contoh : a pair, double, triple
 Indefinite numeral ( bilangan tak tentu ), dipergunakan untuk menunjukkan jumlah suatu benda yang jumlahnya tertentu.
Contoh : any, few, many

4. Interrogative adjective
Yaitu suatu kata tanya yang diperghunakan untuk menggantikan kata ganti sifat, terdiri dari : what, whose dan which
Syaratnya : interrogative adjective ( kata ganti Tanya sifat ) terletak di depan kata benda ( noun ).
Contoh : What flower does she take in garden ?
Whose book is left on the chair ?
5. Demonstrative adjective
Yaitu suatu kata yang dipergunakan sebagai kata ganti sifat petunjuk, terdiri
dari :
 Definite demonstrative adjective, bila kata bendanya dapat ditunjuk dengan jelas dan pasti
 Indefinite demonstrative adjective, bila kata bendanya ditunjuk tidak jelas / belum pasti

Definite Indifinite
Singular Plural Singular Plural
The
This
That
Such
another The
This
That
Such
The other a, an
any
certain ……..
any
a certain

6. Distributive adjective
Yaitu suatu kata yang dipergunakan / dipakai untuk menunjukkan satu dari jumlah yang ada, terdiri dari :
 Every
Contoh : I go to school every day
 Each
Contoh : Each child will find a glass of milk
 Either
Contoh : Either Iga and Mya visite their friend
 Neither
Contoh : Neither I and she will go to Lintau



7. Possesive adjective
Yaitu suatu kata yang dipergunakan sebagai kata ganti kepunyaan sifat yang letaknya di depan kata benda ( noun ) yang dimiliki.
Terdiri dari :My, Our, Your, His, Her, Its, Their
8. Proper adjective
Yaitu suatu kata yang dipergunakan / dipakai untuk menunjukkan nama bangsa dan bahasa yang diambil dari proper noun.

Contoh :
Proper Noun Proper Adjective
Arabian
England
Germany Arabi
English
German




















Adverb dipergunakan untuk menerangkan / menambah pada kata dalam kalimat.

Adverb dibedakan menurut fungsinya :
1. Menerangkan kata kerja
2. Menerangkan kata sifat
3. Menerangkan kata sambung
4. Menerangkan kata depan
Adverb dapat dibagi menjadi tiga kelompok :
1. Simple adverb
 Adverb of time dipakai untuk menerangkan waktu
Contoh : today, now, tomorrow
 Adverb of place digunakan untuk menerangkan tempat
Contoh : Lintau, office, garden
 Adverb of number dipakai untuk menerangkan seberapa sering suatu peristiwa terjadi
Contoh : seldom, twice, often
 Adverb of manner digunakan untuk menerangkan keadaan / cara terjadinya suatu kejadian
Contoh : nice, noice, well
 Adverb of quantity digunakan untuk keterangan jumlah dan tingkat
Contoh : nearly, rather, very

2. Interrogative adverb
 Interrogative adverb of time digunakan untuk menanyakan kapan terjadinya suatu peristiwa
Contoh : whwn, how long
 Interrogative of place digunakan untuk menanyakan tempat
Contoh : when
 Interrogative adverb of number digunakan untuk menanyakan jumlah
Contoh : How often they come to your house ?
 Interrogative quality digunakan untuk menanyakan cara / keadaan
Contoh : How are you today Sir ?
 Interrogative adverb of quantity digunakan untuk menanyakan jumlah dai peristiwa
 Contoh : How much you have money ?

3. Relative adverb
Kata-kata tambahan ini dalam bentuk yang sama seperti interrogative adverb, tetapi sebagai pengganti untuk mengajukan pertanyaan, kata-kata itu menghubungkan dua kalimat menjadi sebuah kalimat. Oleh karena itu, relative adverb merupakan part of speech ganda yaitu adverb dan conjunction digabungkan, adverb ini juga disebut conjunction adverb.

Relative adverb berhubungan dengan antecedent (kata atau bagian kalimat yang mendahului kata ganti) yang dinyatakan atau dimengerti, seperti yang dilakukan relative pronoun :

 Antecedent dinyatakan
Contoh: This is the house where we live. Inilah rumah dimana kami tinggal.
Di sini where merupakan adverb, karena ia menerangkan kata kerja live, sedangkan the house adalah antecedent.
 Antecedent dimengerti
Contoh: Let me know when (= the time by which) you will live. Beritahulah saya kapan anda akan pergi
The sebagai relative adverb. Kata the merupakan relative adverb of quantity (kata keterangan penghubung kuantitas) dan selalu diikuti oleh antecedent the yang merupakan demonstrative adverb of quantity (kata keterangan penunjuk kuantitas).
The more (wealth) we have, the more we desire. Lebih banyak (kekayaan) yang kita miliki, lebih banyak yang kita inginkan




Conjunction adalah suatu kata kerja yang digunakan untuk menyambung dua kata atau dua kalimat.
Conjunction atau kata sambung adalah kata yang digunakan untuk menghubungkan/menggabungkan kata dengan kata yang lain, phrase dengan phrase yang lain, atau clause dengan clause yang lain.

Terdiri dari :
1. Co-ordinating conjuction
Yaitu suatu kata yang digunakan untuk menyambungkan dua kalimat yang setingkat, terdiri dari :
 Comulaitive digunakan untuk menunjukkan penambahan dalam kalimat
Contoh : and, both…and, also
 Alternative digunakan untuk menunjukkan pilihan
Contoh : or, else, either…or
 Adversative digunakan untuk menunjukkan perlawanan / kontras dalam kalimat
Contoh : but, yet, still
 Illative digunakan untuk menunjukkan simpulan dalam kalaimat
Contoh; so, then, for


2. Subordinating conjuction
Yaitu kata yang digunakan untuk menghubungkan induk kalimat dengan anak kalimat.
Contoh : after, since, if, because









INTERJECTION
Interjection adalah suatu kata yang dipakai untuk menyatakan perasaan / menggambarkan keadaan.
Interjection merupakan kata seru singkat. Kata-kata ini tidak memiliki nilai gramatikal yang sebenarnya tetapi kita menggunakannya cukup sering, biasanya lebih banyak dalam percakapan dibandnig dalam tulisan.
Interjection adalah kata seru/interjeksi untuk mengungkapkan perasaan atau emosi yang kuat terhadap rasa kagum, heran, terkejut, sakit, sedih, senang, dan sebagainya. Bisa berupa kata, frase, maupun kalimat tunggal dan biasanya dipisahkan dengan tanda koma atau tanda seru.
Interjection (Kata Seru) adalah suatu bunyi seru yang ditambahkan ke dalam kalimat untuk menunjukkan perasaan atau emosi yang kuat seperti kegembiraan, kesedihan, keterkejutan, persetujuan, keheranan, dsb. Interjection dapat diikuti oleh koma atau tanda seru. Koma digunakan untuk menunjukkan seruan yang ringan atau lembut, sedangkan tanda seru digunakan untuk menyatakan seruan yang lebih kuat seperti terkejut, emosi, marah, atau perasaan yang lebih mendalam lainnya.

Contoh : ah!, bravo!, hush!, oh my God!how wonderfull ! Ouch!

PREPOSITION
Preposition adalah suatu kata yang dipergunakan untuk menghubungkan antara kata benda yang satu dengan kata benda yang lain atau hubungankata lainnya dalam kalimat.
Preposition (Kata Depan) adalah kata yang tidak dapat berubah bentuknya dan biasanya di letakkan di depan kata benda atau padanan kata benda lainnya (objek) yang bertujuan untuk menunjukkan hubungannya tertentu dengan kata-kata lain dalam kalimat.

Contoh : about, from, into, at, above, over,below, beneath, beside, between, beyond, by, down, during, except, for, from, in, inside, into, like, near, of, off, on, since, to, toward, through, under, until, up, upon, with, within



Pronoun adalah kata yang digunakan untuk mengganti kata benda atau noun. Kata ganti mempunyai fungsi yang sama dengan kata benda, yaitu dapat digunakan sebagai subjek atau objek. Kata ganti ini digunakan untuk menghindari pemakaian kata benda yang sama secara berulang-ulang dalam satu kalimat atau paragraf.
1. Personal pronoun adalah kata yang digunakan untuk menggantikan diri dari kata benda.

Personal Possessive
Subject Object Possessive adjective Possessive pronoun
I
We
You
He
She
It
They Me
Us
You
Him
Her
It
Them My
Our
Your
His
Her
Its
Their Mine
Ours
Yours
His
Hers
Its
Theirs


Keterangan Nominative Adjective Possessive
Adj Pro
First person
Singular
Plural
Second person
Singular
Plural
Thir person
Singular


Plural
I
We

You
You

He
She
It
They
Me
Us

You
You

Him
Her
It
Them
My
Our

Your
Your

His
Her
Its
their
Mine
Ours

Yours
Tours

His
Hers
Its
Theirs


2. Demonstrative Pronoun
Terdiri dari :
This : Ini ( kata benda tunnggal )
That : Itu ( kata benda tunggal )
These : Ini ( kata benda jamak )
Those : Itu ( kata benda jamak )
Some : banyak / berapa
Such : Seperti
One : Satu ( benda tunggal )
Ones : Satu ( benda banyak )
3. Relative pronoun yaitu kata ganti penghubung yang berarti “ yang “, digunakan untuk menghubungkan atau menggunakan dua kalimat. Relative pronoun harus didekatkan pada benda yang akan diterangkan.
Terdiri dari : Who, whom, which, whose, what, that
4. Interrogative pronoun suatu kata yang digunakan untuk menggantikan kata Tanya
Terdiri dari :Who, whom, what, whose, which
5. Reflexive pronoun and emphatic pronoun yaitu suatu kata yang dipakai untuk noun atas dirinya sendiri sebagai penegasan
Singular Plural
My self
Your self
Him self
Her self
Its self Our self
Them selves
Them selves
Them selves
Them selves
6. Reciprocal pronoun adalah suatu kata yang digunakan untuk kata ganti membalik, terdiri dari each either dan one another
Contoh kalimat : Iga and Gia are telling each either about her sister
7. Indefinite pronoun adalah suatu kata yang digunakan untuk menggantikan kata benda
Terdiri dari :
It : It will make you happy if you wany
One : one will be read by us together
Those who : those who go to work must be on time

Bibliography :
Mosaic 1 Grammar. Patricia K Werner.
English Grammar and Conversition. Sam S. Warib.

Internet
Read More..

Senin, 20 September 2010

About Best Friend

Hal ini mungkin sedikit sisi persahabatan yang pernah aku rasakan..

Sahabat adalah orang yang dekat dengan Qt. Orang yang biasanya selalu ada untuk Qt, baik di kala suka ataupun duka. Tak ada sahabat yang menginginkan temannya terluka. Sahabat adalah orang yang menegur jika Qt salah dan mengingatkan jika Qt lupa. Dan itulah sahabat yang sesungguhnya.

Namun, seiring berjalannya waktu, arti seorang sahabat semakin terkikis dan memudar. Sahabat hanya tinggal kata, semua bisa dikatakan sahabat. Zaman memang terus berputar. Dan perputaran tersebut, ternyata mampu mengubah polah pikir manusia. Manusia yang dapat dipercaya ternyata tak sedikit yang terbawa arus globalisasi menjadi manusia yang penghianat. Orang-orang baik tak sedikit yang menjadi jahat. Orang-orang penyayang banyak terseret arus menjadi manusia yang tak punya rasa peduli.

Sekarang rasanya tak heran setiap orang memiliki seorang yang “dikatakan” sahabat. Kemanapun selalu bersama, apa yang dilakukan selalu berdua sampai lifestyle pun tak ada beda. Tapi, Qt tak juga heran mendengar seorang yang berlabel sahabat tega membuka aib teman sendiri, seorang yang mengaku sahabat tega menghianati teman sendiri. Apa itu masih bisa dikatakan sebagai seorang sahbat??? dan Qt tak juga heran begitu mudah putusnya tali persahabatan yang telah dijalin. Semua juga karena rasa itu sudah tidak ada, rasa saling mempercayai dan menyayangi yang tulus. Sayang sekali rasanya, tali persahabatan yang telah dijalin dengan bersusah payah, harus putus karena hal-hal yang semestinya tak harus menjadi alasan untuk itu.

Sekarang yang harus Qt lakukan, take care aja. Baik itu dalam mencari seorang sahabat ataupun menjadi sahabat seseorang. Sebagai mahkluk sosial tak dapat Qt pungkiri bahwa sebenarnya Qt membutuhkan seseorang yang bisa “ngertiin” Qt n bisa menerima Qt apa adanya dan orang tersebut boleh Qt sebut sebagi seorang sahabat sejati. Qt harus tetap berada di jalur yang benar walaupun zaman terus berputar. Qt harus tahu dimana posisi Qt dan bagimana seharusnya Qt bersikap sebagi seorang sahabat. Qt haruslah menjadi insan yang bisa dipercaya, dan hendaknya kehadiran Qt bagi seseorang adalah menjadi sesuatu yang berharga, karena manusia ynag baik adalah manusia yang dibutuhkan oleh orang lain.

Sedangkan dalam mencari seorang sahabat Qt harus benar-benar tahu kepribadian seseorang. Dan satu lagi, hal yang penting adalah jangan berlebih-lebihan, karena sesuatu yang berlebih-lebihan itu tidak baik. Mungkin disini artinya adalah jangan terlalu percaya kepada seseorang, sehingga rasanya Qt seperti tak bisa mandiri tanpa dia n juga tak ada jaminan bahwa mereka yang Qt anggap sahabat tak akan pernah menghianati kita apapun alasannya.

Tapi, hal lain yang harus diingat adalah bahwa Qt tak juga harus terlalu membatasi diri dalam pergaulan. Sah-sah saja jika Qt berteman dengan siapa saja, karena memiliki banyak teman itu adalah sesutu yang menyenangkan. Kata bijak mengatakan “Memiliki seribu teman terlalu sedikit, tapi memiliki seorang musuh terlalu banyak”.
Cuma Qt cukup tahu saja dengan hal-hal yang harus Qt lakukan dan membentengi diri dengan benteng yang kuat sehingga Qt mampu terus berdiri dengan tegap di berbagai cuaca; panas, dingin, badai atau apapun itu.

So, be carefull.***

by: Iga Setia Utami
Dimuat di harian Singgalang 6 April 2008

Terimakasih Read More..